Huawei Sepakati Kerja Sama dengan TomTom untuk Peta dan Layanan

    Lufthi Anggraeni - 20 Januari 2020 07:43 WIB
    Huawei Sepakati Kerja Sama dengan TomTom untuk Peta dan Layanan
    Huawei menandatangani kesepakatan kerja sama dengan TomTom, diperkirakan untuk layanan peta.
    Jakarta: Baru-baru ini beredar informasi terkait perkembangan pada situasi yang melibatkan Huawei dan Amerika Serikat. Huawei dilaporkan semakin memantapkan diri untuk beradaptasi, menemukan solusi dan pendekatan alternatif untuk hal ini.
     
    TomTom mengumumkan bahwa pihaknya telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Huawei untuk jangka waktu yang tidak disebutkan. Namun Huawei belum mengonfirmasi hal ini, dan belum tersedia informasi lebih detail terkait tersebut.
     
    Huawei diperkirakan akan memanfaatkan bisnis layanan TomTom yang tengah bertumbuh dan membenamkannya dalam layanan karyanya, sehingga dapat menghadirkan aplikasi dan platform mandiri untuk data peta perusahaannya.
     
    Hal ini selaras dengan upaya Huawei dalam mengembangkan platform dan layanan cloud secara serius dalam satu tahun terakhir. Pengguna diperkirakan akan menemukan solusi yang dikembangkannya, termasuk peta bersama TomTom, di masa mendatang.
     
    Sebelumnya pada tahun 2019 lalu, Huawei melaporkan telah mengapalkan 240 juta smartphone, dengan lini P dan Mate yang berkontribusi sebanyak 50 persen dalam basis per tahun. Bos Huawei Technologies saat ini Xu Zhijun mengungkap bahwa perusahaannya memperkirakan pendapatan penjualan sekitar CNY850 miliar atau lebih dari USD123 miliar (Rp1.677 triliun).
     
    Jumlah tersebut mengindikasikan peningkatan sebesar 18 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun, angka ini akan jauh berbeda jika pemerintah Amerika Serikat tidak menekan perusahaan asal negaranya untuk berhenti berdagang dengan Huawei.
     
    Huawei juga mengungkap bahwa perusahaannya mampu menjual sebanyak lebih dari dua juta unit Watch GT2 dalam kurun waktu tiga bulan sejak diperkenalkan.

    Selain itu, Huawei juga mengklaim berhasil menjual sebanyak lebih dari satu juta unit headphone FreeBuds 3 dalam kurun waktu satu bulan, dan aplikasi Health karyanya saat ini digunakan oleh 400 pengguna aktif bulanan dari 170 negara dan wilayah.
     
    Rumor yang beredar menyebut bahwa Huawei P40 Pro dikabarkan tidak akan hadir dengan desain layar berponi. Smartphone ini dikabarkan akan berbekal layar dengan lubang untuk kamera depan berbentuk pil.
     
    Menyoal layar, ponsel ini akan hadir dengan layar lebih berlekuk di bagian sisi jika dibandingkan dengan P30 Pro, dan juga sedikit berlekuk di bagian atas dan bawah. Hal ini telah diindikasikan pada bocoran gambar berbasis CAD ponsel ini.


    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id