Pengguna Bisa Kendalikan Perekaman dan Data Siri

    Lufthi Anggraeni - 14 Oktober 2019 13:07 WIB
    Pengguna Bisa Kendalikan Perekaman dan Data Siri
    Apple menyuguhkan kendali terkait data yang dihimpun dan disimpan Siri untuk pengguna pada iOS 13.2 beta.
    Jakarta: Privasi kini menjadi kekhawatiran terbesar di era dengan perangkat saling terhubung satu sama lain melalui internet. Smartphone menawarkan kenyamanan dan fungsionalitas, namun pengguna kian mengkhawatirkan data yang dihimpun dan dapat diakses oleh perusahaan teknologi.

    Dengan asisten suara berkemampuan selalu didengar, kekhawatiran terhadap privasi kian besar, karenanya perusahaan seperti Apple berupaya menghadirkan solusi dengan memberikan kendali privasi kepada pengguna.

    Langkah besar pada ranah ini dihadirkan Apple melalui update sistem operasi versi beta dari iOS 13.2. Sistem operasi ini menawarkan opsi untuk mengelola data yang dihimpun oleh asisten suara karyanya, Siri, secara langsung.

    Menu Settings pada versi beta ini juga berbekal sejumlah pengaturan baru, termasuk Improve Siri and Dictation, memungkinkan pengguna menghentikan akses Siri untuk menyimpan rekaman perintah suara mereka di server Apple.

    Namun, seperti nama yang diusungnya, menghilangkan akses Siri tersebut akan mengurangi performa yang dihadirkan oleh asisten tersebut. Selain itu, Apple turut menghadirkan pengaturan baru lainnya.

    Pada menu Siri & Search, Apple menyematkan menu baru bertajuk Delete Siri & Dictation yang memungkinkan pengguna untuk menghapus data terkait dengan iPhone mereka. Mengaktifkan pengaturan ini akan menghapus semua hal yang telah dipelajari Siri terkait pengguna.

    Apple mengklaim Siri akan kembali mempelajari kebiasaan yang dilakukan pengguna pada perangkat, selaras dengan intensitas interaksi yang dilakukan pengguna dengan asisten digital karyanya tersebut.

    Fitur ini belum tersedia di seluruh iPhone, namun setelah versi iOS 13.2 telah stabil, pengaturan ini akan mulai tersedia untuk seluruh pengguna. Sebelumnya, Apple akan menghadirkan modem 5G karyanya pada perangkat setidaknya keluaran tahun 2022.

    Apple dilaporkan memulai tim riset dan pengembangan miliknya untuk meneliti modem dan chip RF. Tim ini berkantor di San Diego, lokasi yang sama dengan kantor pusat mitra Apple sekaligus perusahaan yang tengah berseteru dengannya, yaitu Qualcomm.

    Sementara itu, Ming-Chi Kuo kembali menyampaikan prediksinya terkait dengan iPhone SE terbaru Apple. Perangkat ini disebutnya akan tersedia pada semester pertama tahun 2020 mendatang, dengan desain berbasis iPhone 8.

    Kuo memprediksi iPhone SE ini akan hadir dengan layar LCD berukuran 4,7 inci, namun dengan chipset Apple A13 yang dirilis pada tahun 2019 ini. Kuo juga memprediksi bahwa Apple akan menjual sebanyak 30-40 juta unit iPhone SE baru tersebut.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id