Pojok Usaha Buka Akses Adopsi Teknologi Kepada UMKM

    Cahyandaru Kuncorojati - 03 Mei 2021 16:20 WIB
    Pojok Usaha Buka Akses Adopsi Teknologi Kepada UMKM
    Ilustrasi: Pojok Usaha



    Jakarta: Amazon Web Services hari ini mengumumkan kerja sama dengan Midtrans, perusahaan payment gateway bagian dari Gojek Group.

    Kerja sama ini menghadirkan layanan Pojok Usaha, wadah yang menyederhanakan adopsi teknologi bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Platform ini diklaim membuka akses kepada pelaku UMKM terhadap layanan cloud AWS serta beragam solusi bisnis dan pembayaran dari Midtrands, maupun dari mitra-mitra teknologi keduanya.






    Melalui platform ini, keduanya bertekad untuk mendorong pertumbuhan bagi lebih dari 10.000 UMKM di Indonesia di tahun pertama mereka bergabung dengan Pojok Usaha.

    Selama ini, teknologi punya peran besar dalam mendukung bisnis mengejawantahkan kembali kegiatan operasional mereka, mengembangkan basis pelanggan, hingga mengidentifikasi hadirnya peluang-peluang baru.

    Namun di sisi lain, tidak sedikit pelaku UMKM di Indonesia yang masih terkendala dengan minimnya penguasaan di bidang teknologi dan akses ke peranti-peranti yang terjangkau oleh mereka.

    Dengan penyederhanaan pengadopsian teknologi, Pojok Usaha diklaim menghadirkan kemudahan-kemudahan bagi pelaku UMKM untuk berevolusi, sehingga mereka bisa menciptakan inovasi-inovasi dan berkembang dengan cepat.

    Pojok Usaha yang dikelola Midtrans ini diklaim menawarkan beragam solusi yang relevan, terjangkau dan telah terkurasi, yang dirancang untuk dapat memudahkan pelaku UMKM dalam mendigitalisasi operasional mereka dengan cepat di area-area seperti marketing, akuntansi, SDM, logistik, pembayaran dan point-of-sale, hingga dalam berkolaborasi secara daring.

    Sejumlah layanan AWS bagi UMKM yang tersedia, contohnya seperti Amazon Lightsail (virtual private server yang menawarkan kebutuhan untuk membangun sebuah aplikasi maupun situs web), Amazon WorkDocs (layanan kreasi konten, storage, dan kolaborasi yang aman dan dikelola secara penuh), serta Amazon Chime (layanan komunikasi yang memungkinkan pengguna bertatap muka, melakukan obrolan, hingga melakukan panggilan bisnis).

    Pojok Usaha berjalan di atas layanan-layanan AWS, seperti Amazon Elastic Compute Cloud (Amazon EC2), yakni sebuah layanan web yang menghadirkan kapasitas komputasional yang aman dan bisa diskalakan ulang di cloud, serta Amazon Relational Database Service (Amazon RDS) yang memudahkan pengguna dalam menyeting, mengoperasikan, dan melakukan penskalaan database relasional di cloud.

    Pojok Usaha juga membuka solusi yang berada di bawah prakarsa Melaju Bersama Gojek bagi merchant yang bergabung, seperti Moka (penyedia layanan point-of-sale berbasis cloud), GoBiz (aplikasi satu pintu untuk mendukung pertumbuhan bisnis UMKM), Selly (aplikasi papan ketik cerdas yang komprehensif bagi penjual daring), serta GoSend (layanan antar barang berbasis moda beroda dua).

    “Kehadiran solusi-solusi bisnis melalui Pojok Usaha memudahkan pelaku usaha kecil dan menengah dalam mendigitalisasikan operasional mereka, memperkokoh dan mendorong pertumbuhan bisnis mereka, terlepas dari skala bisnis yang mereka jalankan,” kata Leonard Haidy, Chief Operating Officer at Midtrans.

    “Teknologi cloud tidak saja mendorong terlaksananya transformasi bisnis di perusahaan-perusahaan besar yang telah mapan, namun lebih dari pada itu, mampu membuka diraihnya peluang-peluang baru bagi perusahaan-perusahaan di industri konsumsi yang bergerak cepat dalam berinovasi, bertumbuh, dan memperluas bisnis mereka hingga ke kancah internasional,” ucap Gunawan Susanto, Country Manager, AWS Indonesia. 

    AWS berencana membuka infrastruktur region di Indonesia di akhir 2021 atau awal 2022. AWS Asia Pacific (Jakarta) Region yang baru diharapkan akan dapat mendukung pengembang, lini usaha rintisan, perusahaan besar, sektor pemerintahan, pendidikan, hingga lembaga-lembaga nirlaba dalam menjalankan aplikasi-aplikasi mereka secara lokal.

    Pada bulan Februari, AWS merilis temuan dalam laporan riset terbarunya, bertajuk Unlocking APAC’s Digital Potential: Changing Digital Skill Needs and Policy Approaches.

    Laporan ini mengungkap temuan mengenai adanya kebutuhan 110 juta SDM digital bagi Indonesia pada tahun 2025 agar bangsa ini mampu terus mengikuti setiap dinamika yang terjadi di kancah teknologi.

    Guna mendukung pengembangan kecakapan di bidang cloud, AWS menjalin kolaborasi dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia sebagai bagian dari prakarsa Merdeka Belajar yang mereka canangkan.

    AWS menyediakan kesempatan untuk pelatihan gratis yang mencakup lebih dari 80 kursus gratis dalam Bahasa Indonesia, laboratorium interaktif, serta beragam sesi pelatihan sehari penuh yang bisa diakses melalui AWS Training and Certification.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id