I Do, Program Huawei Bantu Inklusivitas Digital Indonesia

    Lufthi Anggraeni - 23 April 2021 09:23 WIB
    I Do, Program Huawei Bantu Inklusivitas Digital Indonesia
    Konferensi pers I Do Huawei di Jakarta



    Jakarta: Melalui keempat pilar komitmen yang bertajuk ‘Huawei I DO’, yaitu I Do Care, I Do Collaborate, I Do Create dan I Do Contribute, Huawei secara konsisten menggelar program-program alih pengetahuan industri teknologi, serta tanggungjawab sosial korporasi, untuk turut mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik di era digital.
     
    Albert Yang, VP Management Transformation Huawei Indonesia yang juga menjabat sebagai Dekan Huawei ASEAN (Indonesia) Academy Business Institute menjelaskan bahwa tekad tersebut telah menjadi komitmen sejak Huawei pertama kali hadir di Indonesia lebih dari 20 tahun lalu. 
     
    “Huawei Indonesia akan terus membantu percepatan transformasi digital di berbagai sektor guna mengakselerasi pemulihan akibat terpaan pandemi, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia 4.0, yaitu menjadi kekuatan ekonomi terdepan dunia pada 2045,” ujarnya.

    “Kami menggelar program-program fundamental untuk transformasi digital, seperti pengembangan kompetensi SDM Digital Indonesia, pembangunan infrastruktur TIK, hingga implementasi teknologi Cloud dan Kecerdasan Artifisial (AI) di berbagai industri sebagai solusi menanggulangi pandemi Covid-19.” 
     
    Huawei juga mengaku menjalankan beragam program sosial seperti donasi ke 30 panti asuhan di 15 kota di Indonesia pada bulan Ramadan tahun ini.
     
    Mohamad Rosidi, Director ICT Strategies and Business Huawei Indonesia mengatakan, menguatkan TIK sebagai pengembangan berkelanjutan merupakan komitmen global yang terbangun sejak Huawei berdiri.






    Kini, komitmen tersebut dipertegas dengan inisiasi jangka panjang Tech4All untuk mendukung digitalisasi bagi setiap individu, rumah, hingga organisasi guna mewujudkan dunia pintar yang terhubung sepenuhnya.
     
    Melalui Tech4All yang berfokus pada pendidikan, lingkungan, kesehatan dan pembangunan daerah tertinggal, Huawei fokus pada pengembangan teknologi untuk menghadirkan konektivitas yang terjangkau sekaligus menghilangkan hambatan-hambatannya melalui beragam inovasi konektivitas, AI, Cloud dan perangkat bergerak. 
     
    Terakit SDM, Huawei Indonesia menargetkan mampu mengembangkan kapasitas 100.000 SDM Digital Indonesia dalam 5 tahun. Untuk mendukungnya, mereka telah menyiapkan fasilitas pelatihan dan lokakarya di kawasan Asia Pasifik, Huawei ASEAN Academy Engineering Institute di Jakarta.
     
    Pengamat TIK Heru Sutadi dari Indonesia ICT Institute menilai Indonesia saat ini memiliki sedikitnya tiga prioritas utama, yaitu pembangunan infrastruktur TIK, pengembangan kompetensi SDM di bidang digital, serta pengembangan teknologi digital mutakhir. 
     
    “Program-program alih pengetahuan industri teknologi seperti yang dikontribusikan Huawei Indonesia sangat dibutuhkan dalam membantu meningkatkan daya saing bangsa ini di kancah global,” ujar Heru.
     
    Sementara itu, Mohammad Ridwan Efendi dari Institut Teknologi Bandung mengatakan bahwa selain membantu dunia pendidikan menelurkan SDM Digital berkompetensi sesuai dengan kebutuhan industri, alih pengetahuan dan teknologi yang dihadirkan berpeluang menjadi enabler pengembangan riset serta peningkatan kualitas belajar-mengajar di perguruan tinggi di seluruh wilayah Indonesia. 
     
    “Ke depan, kami mengharapkan kolaborasi yang makin menguat terutama dalam membantu dunia pendidikan Indonesia menguasi teknologi-teknologi mutakhir Cloud, Big Data, AI, Machine Learning, Internet of Things, Keamanan Siber yang akan menjadi landasan pembangunan dunia masa depan yang pintar dan bermanfaat bagi kami dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi,” Ridwan. 

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id