Perusahaan Jerman Ciptakan Teknologi Pendeteksi Kulit

    Lufthi Anggraeni - 21 Februari 2020 15:16 WIB
    Perusahaan Jerman Ciptakan Teknologi Pendeteksi Kulit
    Perusahaan teknologi Jerman ciptakan teknologi pengenalan wajah berkemampuan mendeteksi kulit.
    Jakarta: Saat ini semakin banyak ponsel yang memanfaatkan teknologi pengenalan wajah sebagai fitur keamanan. Perusahaan software asal Jerman bernama trinamiX dilaporkan menciptakan teknologi baru yang memindai dan mendeteksi kulit.
     
    Teknologi ini diklaim mampu membedakan antara kulit asli dan, sebagai contoh, kulit plastik. Teknologi bertajuk Beam Profile Analysis ini dapat membedakan antara berbagai material, sehingga menentukan kulit berasal dari makhluk hidup atau silikon, kayu atau plastik, dan lainnya.
     
    trinamiX menyebut teknologi ini selangkah lebih maju jika dibandingkan dengan teknologi pada smartphone saat ini. Teknologi ini memancarkan sejumlah titik cahaya yang akan dipindainya, untuk menganalisa cara cahaya terpantul dari obyek, dan perbedaan refleksi dari bahan berbeda.
     
    Analisa ini menjadi faktor pembantu teknologi dalam membedakan antara bahan dan permukaan berbeda. Setiap pancaran cahaya secara individual dianalisis oleh algoritma yang digunakan oleh teknologi ini.
     
    Sebagai konsekuensinya, teknologi karya trinamiX ini tidak hanya dapat mengenali kulit. Saat ini, teknologi tersebut dapat membedakan setidaknya sebanyak 100 bahan berbeda. Selain itu, teknologi trinamiX dapat berfungsi pada seluruh warna kulit, meski kulit manusia memiliki probabilitas refleksi cahaya yang sama walau berbeda warna.
     
    trinamiX juga menambahkan bahwa teknologi mereka dapat berfungsi dalam kondisi pencahayaan berbeda, meski di ruangan gelap. trinamiX juga bekerja sama dengan Qualcomm untuk dapat mengintegrasikan fitur ini di smartphone masa depan.
     
    Teknologi trinamiX tidak hanya terbatas untuk penggunaan di pasar smartphone, juga dapat digunakan untuk skenario aplikasi industri seperti pengambilan bin dalam robotik. Sementara itu sebelumnya, Qualcomm merilis Snapdragon 865, akan mendukung smartphone high-end karya berbagai produsen pada tahun 2020 ini.
     
    Qualcomm mengunggah contoh video beresolusi 8K yang direkam menggunakan perangkat dengan dukungan chipset terbarunya tersebut. Spectra 480 ISP ditemukan di dalam Snapdragon 865 dan dilaporkan GSM Arena dapat memproses dua gigapiksel per detik.
     
    Qualcomm juga memperkenalkan chipset terbaru dari kelas menengah dan entry-level. Qualcomm membagikan informasi yang menyebutkan peluncuran Snapdragon 720G, Snapdragon 662, dan Snapdragon 460.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id