Duh, Bupati Mokumoku Minta Menkominfo Blokir Game Online, Kenapa?

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 23 Juni 2021 20:41 WIB
    Duh, Bupati Mokumoku Minta Menkominfo Blokir Game Online, Kenapa?
    Ilustras gim online PUBG



    Jakarta: Gamers di Kabupaten Mokumoku harus menelan ludah. Pasalnya mereka terancam tidak bisa lagi bermain game online setelah Bupati Mokumoku meminta Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) untuk memblokir situs dan aplikasi game online.

    “Bupati telah menyampaikan surat permohonan untuk meminta Menkominfo melalui Direktorat Jenderal Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir 'game online' di wilayah Kabupaten Mukomuko," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mukomuko Bustari Maller dalam keterangan di Mukomuko yang dikutip Medcom.id, Rabu, 23 Juni 2021.

     



    Bustari Maller menyebut ada beberapa aplikasi game online yang diminta untuk diblokir. Antara lain PUBG, Free Fire, dan Mobile Legends, ketiganya merupakan gim yang populer.

    Meski terkesan sepihak dan merugikan gamers, ada alasan Bupati Mokumoku mengambil tindakan tegas tersebut. Bustari Maller menjelaskan permintaan pemblokiran gim-gim tersebut merupakan respons terhadap keluhan masyarakat.

    Ia pun mengungkapkan game online memberi dampak negatif yang besar. Baik dari sisi perkembangan anak, kesehatan fisik maupun mental dan juga pendidikan anak itu sendiri.

    "Mereka, anak-anak itu, telah menjadi pecandu game online sehingga kondisi seperti ini seharusnya segera mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat," katanya.

    Setelah jadi candu, lanjutnya anak akan mengalami gangguan kesehatan fisik. Seperti gangguan penglihatan, obesitas hingga sindrom quervain (pembengkakan pangkal ibu jari).

    Dari sisi mental, anak menurutnya bakal cenderung  individual dan menjadi egois. Untuk itu hal ini tidak cukup peran orang tua tetapi juga menjadi perhatian pemerintah melalui Kemkominfo dimohonkan dapat memblokir situs dan aplikasi game online tersebut.

    Bustari Maller juga menuturkan bahwa permintaan ini diajukan lantaran pemerintah daerah tidak mempunyai kewenangan memblokir situs dan aplikasi game online tersebut. Karena itu, pemerintah pusat diharapkan bisa turut membantu.

    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id