Jumlah Download Aplikasi Travel Diprediksi Ramai selama Ramadan

    Lufthi Anggraeni - 08 April 2021 12:03 WIB
    Jumlah Download Aplikasi Travel Diprediksi Ramai selama Ramadan
    Aplikasi sektor Online Travel Agent menjadi sektor paling terdampak oleh pandemik Covid-19.



    Jakarta: AppsFlyer menyebut bahwa layanan pariwisata berbasis digital atau Online Travel Agent (OTA) menjadi sektor industri paling terdampak oleh pandemik Covid-19. AppsFlyer mencatat jumlah unduh aplikasi OTA mengalami penurunan signifikan pada Ramadan 2020.

    “Tahun lalu menjadi masa kelam bagi aplikasi travel. Pendapatan dan jumlah pengguna aktif aplikasi ini anjlok,” ujar Senior Success Customer Manager AppsFlyer Southeast Asia Luthfi Anshari.






    AppsFlyer mencatat, jumlah unduh non-organik atau NOI kategori aplikasi travel pada Ramadan tahun 2020 mengalami penurunan rata-rata sebesar 60 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

    Padahal, jumlah pengguna layanan OTA sebelum pandemik Covid-19 disebut AppsFlyer mengalami peningkatan khususnya pada periode jelang Idul Fitri. Selain jumlah unduhan, laporan AppsFlyer juga menunjukan bahwa jumlah penghapusan aplikasi dari perangkat atau uninstall OTA meningkat secara signifikan sebesar 60 persen pada Ramadan 2020.

    Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengguna aplikasi lebih memilih untuk menghapus aplikasi layanan OTA dari perangkat mereka. Sebagai informasi, pelaku sektor OTA yang terdampak oleh pandemi termasuk Traveloka dan Tiket.com.

    Pada tahun 2020 lalu, kedua aplikasi OTA tersebut mengalami penurunan signifikan, dengan Tiket mencatatkan penurunan penjualan tiker perjalanan internasional sebesar 52 persen selama bulan Januari dan Februari 2020.

    Sedangkan Traveloka mengungkap permintaan bantuan terkait pengembalian uang atau refund, dan perubahan jadwal atau reschedule tiket pesawat dan pemesanan hotel meningkat sebesar 10 kali lipat pada awal pandemi.

    Meskipun demikian, AppsFlyer memprediksi sektor pariwisata online atau OTA akan pulih ke titik tertinggi NOI pada Ramadan tahun 2021. Prediksi ini didukung oleh peningkatan minat masyarakat dalam melakukan perjalanan.

    Peningkatan minat ini juga diperkirakan didukung oleh penerapan regulasi yang mengharuskan masyarakat untuk melakukan test risiko Covid-19 sebagai syarat perizinan untuk melakukan perjalanan.

    Sementara itu, President dan Managing Director AppsFlyer APAC Ronen Mense menambahkan bahwa distribusi vaksin kepada masyarakat yang tengah digencarkan pemerintah turut menjadi pendorong peningkatan pertumbuhan kembali untuk aplikasi travel.

    Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id