Huawei Punya Prosesor Kecerdasan Buatan Ascend 910

    Cahyandaru Kuncorojati - 25 Agustus 2019 18:26 WIB
    Huawei Punya Prosesor Kecerdasan Buatan Ascend 910
    Rotating Chairman Huawei, Eric Xu.
    Jakarta: Huawei baru saja memamerkan prosesor berbasis AI bernama Ascend 910 yang masuk dalam jajaran chipset Ascend-Max.

    "Sejak strategi AI kami umumkan untuk pertama kalinya pada bulan Oktober tahun lalu, kami berhasil mencatatkan sejumlah kemajuan yang nyata. Dari proses riset dan pengembangan, hingga produk tersebut siap diluncurkan, semuanya telah berjalan sesuai rencana," ungkap Rotating Chairman Huawei, Eric Xu.

    Prosesor Huawei Ascend 910 diklaim mampu menyajikan performa 256 Teraflop dalam pengujian operasi floating point setengah presisi. Pada perhitungan presisi integer (INT8), Huawei mengklaim Ascend 910 mampu mencapai angka hingga 512 Teraflops.

    Performanya yang disebut baik ini didukung konsumsi daya maksimum yang terbilang rendah yaitu sebesar 210W. Jauh lebih rendah dari spesifikasi rencana saat pengembangan tahun yaitu 350W.

    "Ascend 910 berhasil menunjukkan performa yang jauh lebih baik dari spesifikasi yang kami rencanakan semula. Tak diragukan lagi, performa yang ditunjukkan oleh Ascend 910 mampu mengungguli seluruh prosesor AI yang ada di pasar saat ini," tutur Xu.

    Huawei juga mengumumkan komitmen untuk terus berinvestasi pada pengembangan teknologi prosesor AI yang mampu menghasilkan daya komputasi tinggi, adaptif, dengan biaya terjangkau dan sesuai tren kbutuhan masa kini.

    Dalam pengumuman Huawei Ascend 910 juga diperkenalkan MindSpore, framework komputasi AI yang mendukung pengembangan aplikasi berbasis AI dengan beragam skenario. Huawei menjanjikan MindSpore menyediakan akses terjangkau dan penggunaan yang luas sekaligus perlindungan privasi yang terjamin.

    Huawei mengklaim MindSpore siap beradaptasi sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap pengembangan yang beragam. Berapapun besar anggaran yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan sebuah ekosistem AI.

    Huawei juga menegaskan MindSpore menjamin privasi pengguna, karena MindSpore hanya bersinggungan denganinformasi gradien dan model yang sudah terproses sebelumnya.

    MindSpore tidak memproses data sendiri, sehingga data pengguna yang bersifat pribadi akan terlindungi secara efektif, bahkan di lingkungan dengan beragam skenario sekalipun.

    Desain dengan konsep “AI Algorithm as Code” yang diusung dalam MindSpore memudahkan pengembang dalam mengembangkan aplikasi aplikasi AI canggih, sekaligus dalam melakukan training pada model yang telah mereka bangun dengan cepat.

    "MindSpore nantinya akan dihadirkan di kuartal pertama tahun 2020, dalam bentuk sumber terbuka. Kami ingin mendorong pengadopsian AI secara lebih luas lagi dan mendukung para pengembang dalam mengoptimalkan kapabilitas yang mereka miliki," tutur Xu.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id