comscore

Alibaba Cloud Investasi Rp14,2 Triliun di Asia Pasifik

Lufthi Anggraeni - 26 Juni 2021 13:33 WIB
Alibaba Cloud Investasi Rp14,2 Triliun di Asia Pasifik
Ilustrasi
Jakarta: Alibaba Cloud meresmikan peluncuran AsiaForward Project dengan nilai investasi awal sebesar USD1 miliar atau setara Rp14,2 triliun.

Investasi yang diberikan dalam bentuk dana dan sumber daya ini, ditujukan untuk menghasilkan jutaan talenta digital, termasuk upaya untuk memberdayakan 100.000 developer dan pertumbuhan 100.000 startup teknologi di Kawasan Asia Pasifik dalam tiga tahun ke depan.
“Kami melihat tingginya permintaan untuk teknologi cloud-native untuk pengembangan pembangunan vertikal di seluruh kawasan, dari e-commerce, logistik, fintech, hingga hiburan digital,” ungkap Jeff Zhang, President of Alibaba Cloud Intelligence.

Di Indonesia, Alibaba Cloud secara resmi meluncurkan data center ketiganya. Data center ketiga ini akan mendukung pelanggan dengan berbagai layanan dari database, keamanan, jaringan, machine learning, hingga analisis data.

Hingga saat ini, Alibaba Cloud mengklaim telah mengoperasikan 75 zona ketersediaan di 24 wilayah di dunia. Di Filipina, perusahaan akan meluncurkan data center pertamanya di akhir tahun 2021.

Dukungan keberlanjutan bagi digitalisasi bisnis di pasar juga akan digalakkan melalui ragam produk dan layanan termasuk Elastic Compute Service (ECS), database, solusi jaringan global, Jaringan Pengiriman Konten atau (Content Delivery Network/CDN) dan layanan penyimpanan. 

Di Malaysia, Alibaba Cloud mengaku akan membangun International Innovation Center pertamanya. Bekerja sama dengan mitra lokal Handsprofit, perusahaan ini menawarkan solusi inovasi satu atap untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM), startup, dan developer Malaysia yang ingin mendobrak batasan teknologi. 
 
Usaha Alibaba Cloud dalam pengembangan talenta digital tervisualisasikan dalam tiga program inti AsiaForward Project yang mencakup DigiTalents Forward.

Ini berfokus pada peningkatan keterampilan digital, AI Forward, yang menargetkan para developer, dan DigiEntrepreneurs Forward, yang menghubungkan ide bisnis yang menjanjikan dengan para investor modal ventura dan juga berbagai peluang nyata.

Perusahaan juga telah memulai program DigiTalents Forward di Singapura bekerjasama dengan School of Computer Science and Engineering (SCSE), dan NTU-Alibaba Singapore Joint Research Institute (JRI) di Universitas Teknologi Nanyang (Nanyang Technology University/NTU). 

“Rencana strategis kami di Kawasan Asia Pasifik mencakup investasi guna memfasilitasi transformasi digital bisnis pasar. Tak kalah penting, kami berfokus pada pengembangan talenta dan tenaga kerja digital yang kompeten, yang juga menjadi tantangan utama bagi banyak pelaku bisnis ke depannya,” kata Selina Yuan, General Manager Unit Bisnis Internasional, Alibaba Cloud Intelligence.

(MMI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id