Elon Musk Buat Kapal Selam Mini untuk Selamatkan Tim Sepak Bola Anak

Ellavie Ichlasa Amalia - 09 Juli 2018 11:19 wib
CEO SpaceX dan Boring Company, Elon Musk. (Joshua Lott/Getty
CEO SpaceX dan Boring Company, Elon Musk. (Joshua Lott/Getty Images/AFP)

Jakarta: Beberapa hari setelah teknisi dari SpaceX dan Boring Company pergi ke Thailand untuk membantu pemerintah menyelamatkan satu tim sepak bola anak-anak yang terjebak di gua Tham Luang, CEO Elon Musk berkata bahwa mereka mengembangkan "kapal selam kecil untuk anak" yang dibuat dari komponen roket Falcon 9.

Namun, tampaknya, kendaraan tersebut tidak akan digunakan untuk menyelamatkan anak-anak yang terjebak. Pemerintah Thailand memutuskan untuk mengadakan operasi penyelamatan mereka sebeum kendaraan itu selesai dibuat, lapor The Verge.

Minggu lalu, Musk menyebutkan bahwa mereka tengah mempertimbangkan beberapa metode yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan anak-anak yang terjebak dalam gua.

Metode utama yang dia pertimbangkan adalah membuat kapal selam mini yang cukup kecil untuk masuk ke dalam goa dan cukup ringan untuk membawa anak-anak yang terjebak dalam gua keluar.
 
Kedua belas anak laki-laki dan pelatihnya ditemukan masih hidup minggu lalu. Mereka terjebak di dalam gua karena banjir. Saat ini, mereka berada dalam keadaan aman, tapi hal itu bisa berubah sewaktu-waktu. Oksigen di dalam gua telah mulai menipis.

Untuk mencapai tempat para korban yang terjebak, para penyelam dari Angkatan Laut harus menyelam selama enam jam. Proses penyelaman ini berbahaya. Salah satu penyelam, Petty Officer Saman Gunan dari Royal Thai Navy meninggal pada hari Kamis.

Salah satu metode penyelamatan yang dipertimbangkan adalah menunggu air banjir turun. Namun, mengingat sekarang adala musim hujan, pemerintah kembali mempertimbangkan untuk mengirimkan penyelam untuk menyelamatkan anak-anak satu per satu.

Kendaraan yang dibuat oleh Musk bisa membawa masing-masing anak keluar dalam sebuah pod. Meskipun begitu, pemerintah Thailand memutuskan untuk melaksanakan operasi penyelamatan sendiri.

Sejauh ini, empat anak telah selamat. Meskipun begitu, di Twitter, Musk mengatakan bahwa mereka akan terus mengembangkan kapal selam mini ini dengan alasan kendaraan itu mungkin akan berguna di masa depan.


(MMI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.