Google Hapus 106 Ekstensi Chrome Berbahaya

    Lufthi Anggraeni - 22 Juni 2020 11:07 WIB
    Google Hapus 106 Ekstensi Chrome Berbahaya
    Google menghapus 106 ekstensi berbahaya dari 111 ekstensi yang dilaporkan perusahaan keamanan siber.
    Jakarta: Laporan dari Awake Security mengidentifikasi 111 ekstensi Chrome berbahaya yang telah diunduh hampir sebanyak 33 kali hingga bulan Mei 2020 lalu, saat perusahaan keamanan siber ini menghubungi Google.

    Sebagian besar ekstensi ini diklaim bertujuan untuk memperingatkan pengguna terkait situs berbahaya, meningkatkan pencarian web, dan mengubah format file. Namun fungsi utama sebenarnya adalah untuk mengambil gambar tangkapan layar, membaca clipboard, serta mengumpulkan riwayat penelusuran.

    Selain itu, ekstensi ini juga menggunakan penekanan tombol untuk mencuri password dan mengumpulkan cookie otentikasi, seperti laporan TechSpot. Google meyakini bahwa seluruh ekstensi bekerja di bawah pengawasan pelaku kejahatan siber yang sama.

    Sebab, ekstensi ini hadir dengan kode dasar grafik, nomor versi dan deskripsi hampir serupa. Menurut Awake Security, kreator memberikan Google informasi kontak yang salah saat mendaftarkan ekstensi tersebut ke Chrome Web Store.

    Ekstensi ini dirancang untuk menghindari pendeteksian oleh software antivirus atau keamanan yang mengevaluasi reputasi dari domain web. Peneliti menemukan bahwa ekstensi ini akan menghubungkan ke rangkaian situs dan mentransmisikan informasi sensitif.

    Pengguna Chrome pada jaringan korporat diklaim Awake Security aman, sebab ekstensi tidak akan mengirimkan data atau bahkan menghubungkan ke situs berbahaya. Terdapat lebih dari 15 ribu domain berbahaya yang digunakan, semua dibeli dari panitera kecil di Israel bernama Galcomm.

    Informasi ini dibantah oleh pemilik Galcomm Moshe Fogel, menegaskan bahwa perusahaannya tidak terlibat dengan kejahatan terkait ekstensi atau aktivitas kejahatan lainnya. Galcomm juga menegaskan pihaknya bekerja sama dengan penegak hukum dan keamanan untuk mencegah kejahatan serupa.

    Google telah menghapus seluruh ekstensi kecuali lima dari ekstensi berbahaya dari Chrome Web Store. Pengguna yang telah menginstal ekstensi ini akan menemukan ekstensi masih terdapat di peramban mereka, namun tidak lagi dapat berfungsi dan ditandai sebagai malware.

    Sebelumnya, Google mengumumkan layanan Google Photos berlangganan yang memungkinkan pengguna untuk mencetak foto secara gratis tidak lagi akan dapat dimanfaatkan pengguna. Saat ini, pelanggan dapat mencetak hingga 10 foto dengan biaya berlangganan USD8 (Rp113.908) per bulan.

    Google kini mengirimkan email kepada pelanggan untuk menginformasikan bahwa layanan akan dinonaktifkan pada akhir bulan Juni mendatang. Google juga mengumumkan bahwa pelanggan akan menerima pencetakan bulanan mereka jika menerima email tinjauan bulanan sebelum 25 Juni 2020.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id