Telkomsel Akui Siap Kawal Pemerintah Bangun Ibukota Baru

    Cahyandaru Kuncorojati - 24 Agustus 2019 09:09 WIB
    Telkomsel Akui Siap Kawal Pemerintah Bangun Ibukota Baru
    Fasilitas Base Transreceiver Station milik Telkomsel di Kalimantan.
    Jakarta: Diumumkannya rencana pemerintah membangun ibukota baru Indonesia di kawasan Pulau Kalimantan membuat beragam stakeholder bersiap membangun kawasan tersebut. Tidak terkecuali dari pihak operator yang menyediakan kebutuhan layanan telekomunikasi.

    Dalam informasi yang dibagikan Telkomsel, operator seluler ini menyatakan sangat mendukung pemerintah untuk merealisasikan rencana tersebut. Dukungan ini diklaim tidak terlepas dari usaha Telkomsel menyediakan layanan yang melingkupi 90 persen populasi Pulau Kalimantan.

    Dari data yang disajikan Telkomsel, ada lebhi dari 17.800 unit Base Transreceiver Station (BBTS) yang 11.700 unit di antaranya merupakan BTS broadband. Teknologi broadband yang digunakan juga sudah yang terbaru dengan teknologi 4,9G Massive MIMO.

    Teknologi ini mampu menyediakan kapasitas jaringan yang lebih besar. 4,9G Massive MIMO dihadirkan melalui empat unit BTS yang tersebar di Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Balikpapan (Kalimantan Timur), dan Tarakan (Kalimantan Utara).

    "Kami siap mengawal pemerintah menjadikan Pulau Kalimantan sebagai lokasi ibukota baru Indonesia di manapun nantinya. Segala upaya yang kami lakukan ini untuk senantiasa menjaga kedaulatan bangsa Indonesia agar dapat terus mengakselerasi pembangunan negeri," ungkap Direktur Utama Telkomsel, Emma Sri Martini.

    "Berbekal infrastruktur jaringan terdepan yang tersebar di seluruh pulau, Telkomsel akan terus melanjutkan pembangunan teknologi digital di Kalimantan sehingga siap mengadopsi ekosistem teknologi digital yang lengkap dan berkelanjutan," jelas Emma.

    Terkait rencana sementara yang menyebutkan ibukota baru akan dibangun di Kalimantan Timur, Telkomsel mengklaim layanan mereka di kawasan tersebut juga sudah sangat siap. Tersedia 5.500 unit BTS yang 3.800 unit di antaranya adalah BTS broadband.

    Layanan yang tersedia tadi diklaim Telkomsel siap menunjang kota penopang ibukota yang terdiri dari 56 kota dan kabupaten di seuruh provinsi Kalimantan. Di provinsi Kalimantan Utara telah tersedia infrastruktur jaringan yang terdiri dari 1.400 unit BTS dan 1.000 unit di antaranya adalah BTS broadband.

    Di Provinsi Kalimantan Selatan, Telkomsel telah menggelar BTS sekitar 3.800 unit, sekitar 2.500 unit merupakan BTS broadband. Di Provinsi Kalimantan Tengah, sudah beroperasi BTS sekitar 3.300 unit dengan sekitar 2.000 unit merupakan BTS broadband. Provinsi Kalimantan Barat ada 3.800 unit yang 2.400 unit di antaranya adalah BTS broadband.

    Disebutkan juga jaringan telekomunikasi Telkomsel telah hadir di daerah perbatasan Pulau Kalimantan yaitu di Pulau Sebatik dan Nunukan. Di Nunukan, Telkomsel telah menggelar 187 unit BTS dan 127 unit di antaranya adalah BTS broadband. Di Pulau Sebatik, Telkomsel telah menggelar 78 unit BTS dan 59 unit diantaranya adalah BTS broadband.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id