• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Big Data Analytic Sumbang Teknologi untuk FIFA World Cup 2018

Cahyandaru Kuncorojati - 05 Juli 2018 12:27 wib
Ilustrasi. (The Register)
Ilustrasi. (The Register)

Jakarta: FIFA World Cup 2018 atau kompetisi sepak bola Piala Dunia menjadi salah stau perhelatan terbesar di dunia dan banyak peristiwa yang berlangsung di dalamnya.

Mulai dari bulan Juni sampai bulan Juli 2018, sejumlah 64 pertandingan langsung Piala Dunia akan disiarkan kepada sekitar 3,2 miliar penonton di seluruh dunia. FIFA telah menghabiskan USD241 juta (sekitar Rp3,4 triliun) untuk memastikan orang-orang di seluruh dunia memiliki kesempatan untuk mengikuti kelangsungan ajang Piala Dunia.

Ajang Piala Dunia juga mencatatkan angka yang mencengangkan terkait investasi iklan secara global, dengan estimasi belanja iklan dari berbagai brand dan bisnis berbeda untuk Piala Dunia secara global yang mencapai USD2,4 miliar (sekitar Rp34 triliun).

Melihat jumlah investasi, keseruan dan partisipasi di ajang Piala Dunia di seluruh dunia, ada banyak data tertimbun yang dapat dimanfaatkan. Apabila perusahaan dan analis dapat memanen dan memanfaatkan data dengan baik, hal tersebut dapat menjadi hal yang sangat bermanfaat bagi mereka.

NetApp sebagai perusahaan penyedia penyimpanan dan pengolahan big data analytic melihat seluruh data tersebut dapat dikonversi menjadi data yang bermanfaat saat ini dan ke depannya.

Ada beberapa manfaat big data analytic yang dihasilkan oleh NetApp dari ajang FIFA World Cup 2018. Pertama, implementasi kemampuan data learning NetApp untuk memantau performa pemain.

Di ajang Piala Dunia 2014 lalu, tim sepak bola nasional Jerman bekerja sama dengan SAP untuk mengembangkan database yang mencakup wawasan dari berbagai pertandingan yang membantu mereka dalam pola latihan dan strategi untuk memenangkan ajang Piala Dunia di tahun 2014.

Kedua, pihak media publikasi juga bisa memanfaatkan big data analytic untuk menjalin interaksi dengan penggemar atau penonton.

Biasanya dalam 24 jam sebelum pertandingan dimulai, media akan menyiapkan berbagai insight atau wawasan terkait tim yang bertanding.

Hal ini bisa mencakup sejarah pertandingan sebelumnya, pemain-pemain yang perlu diperhatikan dan peringkat.

Volume insight dan wawasan yang sedemikian tinggi dapat menjadi hal yang berharga untuk media seiring dengan upaya mereka untuk menghadirkan liputan yang paling seru untuk ajang ini.

Contohnya, berbagai prediksi dapat ditampilkan secara interaktif dalam format digital, yang diarahkan oleh para analis. Media juga dapat secara konsisten memberikan data secara real-time terkait pertandingan, agar materi komentator dapat disiapkan dengan baik seiring jalannya pertandingan.

Ketiga, dengan melihat analisa sepanjang permainan dan masing-masing tim maka teknologi big data analytic juga mampu menjadi alata untuk memprediksi performa tim peserta dan kemenangan atau kekalahan mereka di tiap laga. Semakin banyak data yang dikumpulkan dan diolah maka semakin akurat prediksi yang dihasilkan.

Melihat jumlah data yang bertumbuh dan tersebar di seluruh dunia, NetApp dapat menyediakan solusi pengelolaan data atau big data analytic yang aman dan efisien kepada penyedia layanan atau vendor yang berbeda-beda, dengan solusi yang disesuaikan secara spesifik sesuai kebutuhan.


(MMI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.