Analis: iPhone SE 2 Dibanderol Rp5 Juta

    Lufthi Anggraeni - 15 Oktober 2019 09:19 WIB
    Analis: iPhone SE 2 Dibanderol Rp5 Juta
    iPhone SE 2 dilaporkan akan dipasarkan dengan harga dari USD399 atau sekitar Rp5,6 juta.
    Jakarta: iPhone SE pertama kali diluncurkan pada tahun 2016 lalu, dan mengusung spesifikasi lebih baru dalam balutan sasis serupa iPhone 5s. Kemudian, rumor terkait perangkat ini mulai beredar, dan analis kenamaan Ming-Chi Kuo menyebut iPhone SE 2 akan meluncur pada Q1 2020.

    iPhone SE 2 ini diperkirakan akan hadir dengan desain serupa iPhone 8 dengan layar LCD berukuran 4,7 inci. Dan menurut laporan terbaru Kuo, ponsel cerdas ini akan dipasarkan dengan harga dari USD399 (Rp5,6 juta).

    Kuo juga menyebut bahwa iPhone SE 2 akan didukung chipset Apple A13 Bionic, didampingi oleh RAM LPDDR4X 3GB dan opsi ruang penyimpanan internal 64GB dan 128GB. Selain itu, ponsel cerdas ini juga akan tersedia dalam tiga pilihan warna yaitu Space Gray, Silver dan Merah.

    Kuo memprediksi bahwa iPhone SE 2 akan cukup populer di kalangan konsumen mengingat penawaran harganya yang terjangkau. Selain itu, Kuo juga memperkirakan bahwa Apple akan memenangkan hati banyak pengguna baru di segmen menengah.

    Sebelumnya, Kuo juga memprediksi bahwa Apple akan menjual sebanyak 30-40 juta unit iPhone SE baru tersebut. Namun, satu hal yang belum dapat dipastikan adalah terkait dengan pembekalan sensor Touch ID versi terjangkau atau modul Face ID lebih mahal pada perangkat ini.

    Sementara itu, Apple akan menghadirkan modem 5G karyanya pada perangkat setidaknya keluaran tahun 2022. Apple dilaporkan memulai tim riset dan pengembangan miliknya untuk meneliti modem dan chip RF.

    Tim ini berkantor di San Diego, lokasi yang sama dengan kantor pusat mitra Apple sekaligus perusahaan yang tengah berseteru dengannya, yaitu Qualcomm. Apple juga berupaya menghadirkan solusi untuk menghilangkan kekhawatiran pengguna terkait privasi dengan memberikan kendali kepada pengguna.

    Langkah besar pada ranah ini dihadirkan Apple melalui update sistem operasi versi beta dari iOS 13.2. Sistem operasi ini menawarkan opsi untuk mengelola data yang dihimpun oleh asisten suara karyanya, Siri, secara langsung.

    Apple mengklaim Siri akan kembali mempelajari kebiasaan yang dilakukan pengguna pada perangkat, selaras dengan intensitas interaksi yang dilakukan pengguna dengan asisten digital karyanya tersebut.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id