Bocoran Harga iPhone 12 Tanpa 5G

    Lufthi Anggraeni - 01 Mei 2020 10:03 WIB
    Bocoran Harga iPhone 12 Tanpa 5G
    Petunjuk terkait harga jual lini iPhone 12 beredar di internet.
    Jakarta: Sejumlah bocoran informasi terkait iPhone 12 telah beredar sebelumnya, namun kini giliran petunjuk terkait harga smartphone tersebut, dari versi premium hingga non premium, beredar di internet.

    GSM Arena melaporkan bahwa iPhone 12 Pro dengan layar berukuran 6,1 inci akan dipasarkan seharga USD999 (Rp14,8 juta), sedangkan iPhone 12 Pro Max dengan layar berukuran 6,7 inci akan dipasarkan seharga USD1.099 (Rp16,2 juta) serupa pendahulunya di lini iPhone 11.

    Sedangkan untuk dua ponsel dengan harga terjangkau, yaitu iPhone 12 dengan layar 6,1 inci dan varian berukuran lebih kecil dengan layar 5,4 inci, akan dipasarkan seharga USD749 (Rp11,07 juta) dan USD649 (Rp9,6 juta).

    Kedua model dengan harga terjangkau ini juga tetap akan mendapatkan dukungan jaringan 5G dan akan berbekal layar OLED, serta setup kamera belakang ganda. Namun, harga ini masih dapat berubah sebelum peluncurannya.

    Tahun ini, terdapat peningkatan harga signifikan untuk sejumlah ponsel cerdas dengan dukungan jaringan 5G, namun Apple diperkirakan tidak akan meningkatkan harga jual perangkat karya akibat pembekalan jaringan terbaru tersebut.

    Sumber yang dikutip juga menambahkan bahwa lini iPhone terbaru diperkirakan akan menyapa konsumen pada akhir tahun 2020 ini, sebagai akibat dari penyebaran virus korona, sekitar bulan Oktober hingga November mendatang.

    Sebelumnya, Apple dilaporkan menunda produksi massal untuk lini iPhone 12 selama sekitar satu bulan. Laporan terbaru menyebut keputusan ini diambil Apple sebagai dampak dari pandemik korona di seluruh rantai pemasok dan manufaktur yang mengganggu rencana produksi tersebut.

    Rumor penundaan manufaktur massal ini diperkirakan tidak akan berdampak secara langsung pada waktu peluncuran iPhone 12. Apple masih memproduksi iPhone baru selama bulan Juli hingga September mendatang, namun penundaan produksi massal dapat berarti Apple akan mengalami kekurangan jumlah unit perangkat baru ini pada akhir tahun 2020.

    Sementara itu, pada update iOS 13.5 beta yang telah digulirkan kepada pengembang, Apple telah mengubah proses pembukaan kunci layar menjadi lebih cepat. Dengan demikian, pengguna tidak akan mengalami kendala saat mengenakan masker, yang kini menjadi hal umum akibat pandemik korona.

    Update ini memungkinkan pengguna untuk menggunakan opsi passcode secara langsung dengan mengusap layar dari bawah ke atas di Homescreen. Dengan demikian, pengguna tidak lagi merasa harus membuka masker untuk memungkinkan iPhone mengenali wajah.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id