Menkominfo: Kita Gunakan Beragam Teknologi Penuhi Akses Internet

    Lufthi Anggraeni - 25 September 2020 11:59 WIB
    Menkominfo: Kita Gunakan Beragam Teknologi Penuhi Akses Internet
    Kominfo menyebut pemerintah menggunakan berbagai teknologi untuk mneyediakan akses internet.
    Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika mengumumkan bahwa pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan kondisi geografis di Indonesia.

    “Kominfo melalui BLU BAKTI memilih beberapa alternatif teknologi sesuai dengan kondisi lapangan. Ada  fiber optic, base transmitter station (BTS) atau radiolink. Untuk kontur tanah yang gunung dan lembah atau sulit bisa digunakan microwave link point to point. Kalau di sini dipasang Super Wifi," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate.

    Johnny menjelaskan bahwa perangkat Super WiFi berkemampuan untuk terhubung secara langsung dengan satelit, dan dapat menjangkau wilayah dengan radius 500 meter. Dengan demikian, perangkat ini diklaim dapat mencakup satu desa, meski terdapat lapisan.

    Selain upaya penyediaan internet gratis untuk warga wilayah terpencil ini, pemerintah juga meminta operator seluler menambahkan pembangunan BTS sebagai dukungan untuk menyediakan akses internet bagi warga, meski merupakan akses berbayar.

    Selain itu, Johnny juga menjelaskan bahwa alokasi biaya terbesar dalam Operational Expenditure (Opex) pada sewa kapasitas satelit guna menyediakan akses internet cepat di sembilan satelit yang digunakan di seluruh Indonesia.

    Pada tahun 2023, Johnny menyebut akan mengorbitkan sebanyak 146 BT Satelit Multifungsi SATRIA, akan digunakan untuk 150 lokasi total layanan pemerintah yang saat ini belum terjamah internet di wilayah NTT.

    Untuk beberapa daerah, Johnny menyebut pihaknya tengah mempertimbangkan untuk memanfaatkan teknologi Loon, akses internet yang ditempatkan di atmosfer. Dengan teknologi ini, pemerintah berharap dapat menjangkau wilayah lebih luas.

    Selain itu di masa mendatang, pemerintah memprediksi adanya peningkatan kebutuhan akses internet cepat, khususnya di bidang yang menopang kebutuhan pemerintah. Dengan kapasitas besar, Johnny menyebut bahwa SMF SATRIA akan menyediakan akses internet 1 Terabyte atau 1000 Gigabyte.

    Kominfo menyebut bahwa setelah SATRIA 1, pemerintah akan memanfaatkan SATRIA 2 dan satelit lainnya untuk penyediaan akses internet yang akan disesuaikan dengan kebutuhan. Dan target akhir dari pembangunan TIK ini juga diklaim Menkominfo dapat mendorong percepatan transformasi digital.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id