Apple dan Microsoft Berselisih soal Project xCloud versi iOS

    Lufthi Anggraeni - 10 Agustus 2020 16:40 WIB
    Apple dan Microsoft Berselisih soal Project xCloud versi iOS
    Pengguna perangkat iOS tidak akan dapat akses Microsoft Project xCloud via App Store.
    Jakarta: Apple menunjukan komitmennya untuk menjadi perusahaan yang memproduksi berbagai produknya sendiri, meski hal ini berarti mencegah pengguna mengakses konten tertentu.

    iOS merupakan ekosistem menyenangkan jika pengguna tidak mengharapkan kebebasan serupa Android. Pekan lalu, Microsoft mengumumkan akan meluncurkan layanan gaming Project xCloud pada tanggal 15 September mendatang.

    Berhubung layanan gaming cloud ini kompatibel dengan Android, anggota Xbox Game Pass Ultimate akan dapat memainkan lebih dari 100 game PC dan Xbox di smartphone dan tablet via Cloud.

    Pengumuman resmi Microsoft tidak menyebutkan referensi apapun untuk sistem operasi karya Apple, iOS, meski Project xCloud juga diuji di perangkat iOS selama periode beta. Ketidakhadiran nama iOS pada sistem operasi yang kompatibel dengan Project xCloud disebut bukan tanpa alasan.

    Project xCloud Microsoft dilaporkan Phone Arena karena layanan streaming game ini melanggar pedoman App Store Apple. Apple menyebut bahwa Project xCloud, Nvidia GeForce Now dan Google Stadia tidak akan pernah secara resmi dapat diakses via perangkat iOS karena tidak mendapatkan izinnya.

    Apple beralasan bahwa pihaknya tidak dapat mengkaji setiap aplikasi dengan akses yang ditawarkan layanan tersebut secara individual. Sementara itu, banyak aplikasi yang secara terang-terangan meniru game populer, namun belum dihapus dari toko aplikasi Android atau iOS.

    Alasan lain yang diungkapkan Apple sebagai alasan mencegah layanan gaming cloud memanfaatkan platform iOS karyanya adalah karena Apple telah memiliki layanan berlangganan game kompetitor layanan lainnya, yaitu Apple Arcade.

    Menariknya, Apple menyatakan bahwa pihaknya hanya menegakan pedoman di App Store sebagai alasan utama mencegah pengguna mengakses Project xCloud.

    Namun seluruh game di katalog telah diberi rating oleh badan penilaian industry mandiri, yang lebih memenuhi syarat jika dibandingkan dengan Apple sehingga tidak perlu dikaji secara individual oleh Apple.

    Kepada The Verge, Microsoft menyebut bahwa selama periode pengujian aplikasi preview Project xCloud untuk iOS telah kadaluarsa, namun tetap tidak mendapatkan akses untuk menyediakan layanannya kepada pemain di iOS via Apple App Store.

    Apple berdiri sendiri sebagai satu-satunya platform tujuan umum yang menolak memberikan konsumen akses ke layanan gaming cloud dan game langganan seperti Xbox Game Pass.

    Microsoft juga menyebut bahwa Apple secara konsisten memperlakukan aplikasi gaming secara berbeda, menerapkan aturan lebih lunak terhadap aplikasi non-gaming yang menyertakan konten interaktif.

    Microsoft juga menegaskan bahwa pihaknya meyakini pelanggan harus menjadi inti dari pengalaman gaming. Microsoft mengklaim gamer memberitahukan kepada pihaknya bahwa mereka ingin bermain, terhubung dan berbagi dimana saja, terlepas dari lokasi mereka, hal yang disepakati oleh Microsoft.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id