Temasek Suntik Tokopedia Rp7 Triliun

    Cahyandaru Kuncorojati - 24 Juni 2020 14:44 WIB
    Temasek Suntik Tokopedia Rp7 Triliun
    Tokopedia.
    Jakarta: Startup unicorn Indonesia Tokopedia dilaporkan baru saja menerima pendanaan. Kasus kebocoran data pengguna beberapa waktu lalu tampaknya tidak mengurangi kepercayaan investor atas perusahaan yang dipimpin William Tanuwijaya.

    Tokopedia dilaporkan telah menerima pendanaan besar senilai USD500 juta atau senilai Rp7 triliun. Dana ini berasal dari perusahaan besar asal Singapura yaitu Temasek. Namun kedua pihak memang tidak mengumumkan kesepakatan ini.

    Dikutip dari Nikkei Asian Review, informasi ini berasal dari orang terdekat salah satu perusahaan. Tokopedia maupun Temasek masih belum mau memberikan pernyataan. Tokopedia sendiri dikabarkan sedang dalam usaha untuk mengumpulkan dana.

    BACA: Pesan William Tanuwijaya Kepada Semua Pengguna Tokopedia

    Jadi suntikan dana dari Temasek bukan satu-satunya yang ditunggu. Perusahaan lain seperti Softbak Vision Fund dan Alibabab Group Holding serta satu perusahaan internet asal Amerika Serikat disebut juga sedang dalam tahap pembicaraan.

    Tokopedia diklaim sedang dalam rencana untuk mengumpulkan investasi senilai USD500 juta hingga USD1 miliar. Di tawal tahun ini Tokopedia juga dilaporkan tengah dalam pembicaraan kepada salah satu investor untuk menyuntikan dana menjadi USD1,5 miliar dikutip dari Financial Times.

    Di Indonesia, Tokopedia terus menjadi besar bersang dengan Bukalapak, Lazada, dan Shopee yang juga meneriman suntikan dana dari perusahaan besar. Alibaba Group sendiri memiliki saham di Lazada sekaligus berinvestasi di Bukalapak.

    JD.ID yang merupakan bagian dari e-commerce Tiongkok JD.com juga sempat mengklaim sudah memiliki valuasi mencapai USD1 miliar atau menjadi unicorn. Beberapa perusahaan tadi tumbuh pesat tidak terlepas dari populernya e-commerce di Indonesia.

    Laporan Nikkei Asian Review berdasarkan statistik dari agregator layanan online shopping iPrice disebutkan bahwa Tokopedia dan Shopee menguasai trafik kunjungan pengguna di Indonesia. Artinya, kedua marketplace ini paling populer di Tanah Air.

    BACA: Bos Tokopedia Buka Suara Soal Pencurian Data

    Tokopedia diklaim mencatat pertumbuhan jumlah pengguna aktif bulanan sudah mencapai 90 juta dan terus bertambah di tengah kondisi pandemi Covid-19. Mereka juga terus berusaha meyakinkan konsumen bahwa kini layanan mereka jauh lebih aman setelah kasus pencurian data.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id