Twitter akan Pasang Kamera dan Fitur Geo

    Lufthi Anggraeni - 14 Maret 2019 09:20 WIB
    Twitter akan Pasang Kamera dan Fitur Geo
    Twitter mengumumkan tengah mempersiapkan update besar untuk aplikasi versi Android dan iOS.
    Jakarta: Twitter mengumumkan update besar untuk versi Android dan iOS. Perusahaan jejaring sosial ini masih enggan mengungkap secara detail terkait dengan perubahan yang akan dibekali pada update tersebut.

    Perubahan pertama yang akan dihadirkan Twitter pada update selanjutnya yaitu terkait dengan foto dan video. Twitter menyebut perusahaannya akan melakukan update pada kamera untuk memudahkan fitur memotret momen dan berbagi konten media dengan lebih cepat.

    Peningkatan ini akan memungkinkan pengguna akan memotret dan berbagi foto dan video hanya dengan gestur usap dan sejumlah ketukan dari linimasa halaman Home aplikasi.

    Selain itu, update ini juga menghadirkan layout media baru dan sejumlah fitur baru diimplementasikan sehingga akan secara otomatis merekomendasikan tagar berbasis lokasi.

    Engadget melaporkan bahwa fitur geo baru ini hanya akan berfungsi saat terjadi pertandingan olahraga di Amerika Serikat dan acara besar lainnya. Twitter mengklaim akan memperluas lokasi dukungan fitur ini di masa depan.

    Perubahan ini akan digulirkan pada Android dan iOS dalam beberapa hari mendatang. Dan fitur geo baru ini juga belum akan dapat dinikmati oleh pengguna di luar Amerika Serikat hingga jangka waktu yang belum ditentukan.

    Sebelumnya, Twitter mengumumkan perusahaannya tengah mengembangkan fitur baru yang akan memungkinkan pengguna menyembunyikan unggahan mereka. Fitur ini pertama kali ditemukan oleh ahli software bernama Jane Machun Wong.

    Fitur ini disebut akan menghadirkan perubahan drastis terhadap cara pengguna mengendalikan percakapan yang mereka ciptakan di Twitter.

    Tidak akan menyembunyikan balasan secara permanen, fitur ini disebut akan menjadikan balasan sulit ditemukan saat pencipta percakapan awal ingin memanfaatkannya untuk tindakan negatif.

    Sementara itu, BlackBerry menuntut Twitter atas tuduhan pelanggaran hak paten. Tahun lalu, BlackBerry juga menuntut Facebook atas tuduhan yang sama. Dalam dokumen tuntutan ini, BlackBerry menuduh Twitter telah melanggar dan terus melanggar enam paten mereka,.

    Keenam paten tersebut termasuk paten push notification, menghentikan notifikasi untuk untaian pesan, dan teknik periklanan mobile. Twitter juga ditinggal salah satu pendirinya, Evan Williams, yang juga merupakan CEO Medium.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id