Google Rombak Desain Play Store di Wear OS

    Lufthi Anggraeni - 15 November 2019 13:00 WIB
    Google Rombak Desain Play Store di Wear OS
    Google menggulirkan update untuk Wear OS berisi pembaruan pada aplikasi Play Store.
    Jakarta: Google menggulirkan update untuk Wear OS berisi pembaruan pada aplikasi Play Store. Update ini tidak akan menjadikan perangkat bersistem operasi Wear OS menjadi lebih cepat, namun diklaim mampu menyuguhkan pengalaman navigasi lebih baik di Play Store.

    Pengguna forum internet farmerbb mengungkap perubahan yang dihadirkan Google pada update ini. Perubahan pertama terlihat pada posisi tab App on Your Phone, yang kini tersemat di layar utama Play Store.

    Sedangkan aplikasi pada ponsel pengguna tersembunyi di balik sub menu. Laci di bagian atas telah dihapus dan seluruh opsi dimasukan ke dalam folder dapat ditemukan di bawah halaman utama Play Store.

    Submenu baru untuk Apps on Your Phone telah ditambahkan, sedangkan layar My Apps berubah nama menjadi Apps on Your Watch. Ikon pada sistem operasi versi baru ini tampil lebih baik dengan layout dan desain keseluruhan lebih sederhana.

    TicWatch Pro 4G, Misfit Vapor 2 dan Fossil Sport menjadi sejumlah smartwatch yang telah menerima update, namun seluruh perangkat Wear OS lain akan menerima update ini dalam beberapa hari mendatang.

    Sebelumnya, Google akhirnya mengizinkan pengguna Maps untuk mengelola profil mereka secara langsung dari aplikasi mobile, hal yang tidak dimungkinkan pada versi Maps sebelum update terkini digulirkan oleh Google.

    Pengguna aplikasi Maps versi Android kini dapat mengubah nama Google dan foto profil, menambahkan biodata singkat di profil, serta mengelola pengaturan akun dan alat privasi yang akan digunakan untuk aplikasi Maps.

    Pada versi sebelumnya, Google Maps hanya mengizinkan pengguna untuk memeriksa poin Local Guides, sehingga opsi untuk mengedit dan mengelola profil publik disambut dengan baik oleh pengguna yang ingin melakukan opsi ini dari aplikasi mobile.

    Sementara itu, Google Stadia jadi layanan cloud gaming yang bakal resmi dirilis pada 19 November 2019. Ini lebih cepat dibandingkan kompetitornya yang juga menyiapkan layanan streaming game ke semua perangkat. Sayangnya, Microsoft bakal masih lebih unggul.

    Apabila kemarin Google Stadia dikabarkan akan dirilis dengan 12 judul game di tahap awal operasionalnya, Microsoft menjanjikan lebih banyak game. Masih dalah taham preview, Microsoft sudah memamerkan 50 game yang bisa diakses saat nanti dirilis.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id