Qlue Alami Pertumbuhan Bisnis hingga 70% selama Tahun 2020

    Lufthi Anggraeni - 01 April 2021 11:06 WIB
    Qlue Alami Pertumbuhan Bisnis hingga 70% selama Tahun 2020
    Qlue merayakan ulang tahun kelima, dan menyampaikan pencapaian serta rencana untuk lima tahun mendatang.



    Jakarta: Merayakan ulang tahunnya yang kelima, Qlue memaparkan sejumlah pencapaiannya termasuk pertumbuhan bisnis sebesar 70 persen selama tahun 2020 atau periode pandemik Covid-19, jika dibandingkan dengan tahun 2019.

    "Pandemi mendorong kami berinovasi memberikan dampak positif yang besar kepada Indonesia. Namun secara bersamaan kami berhasil memberikan pertumbuhan signifikan sebesar 70 persen dari tahun sebelumnya," ujar CEO dan Founder Qlue Rama Raditya.






    Pencapaian ini dapat diraih Qlue meski kondisi bisnis pada tahun 2020 dinilai Rama penuh dengan dinamika akibat pandemik Covid-19. Karenanya tidak hanya digitalisasi, penggunaan solusi kota pintar juga menjadi faktor yang kian penting.

    Selama pandemi, Qlue telah menghadirkan sejumlah inovasi, salah satunya ditujukan untuk membantu pengguna dalam beradaptasi dengan situasi pandemi yaitu QlueThermal. Solusi ini mampu mendeteksi suhu tubuh dan penggunaan masker oleh pengunjung lokasi pengguna QlueThermal, dengan akurasi diklaim lebih dari 95 persen.

    Qlue menjelaskan bahwa QlueThermal terhubung dengan QlueDashboard dan aplikasi pihak ketiga milik pengguna atau klien. CTO Qlue Andre Hutagalung menjelaskan bahwa dari lini produk IoT (Internet of Things), pihaknya mengembangkan QlueThermal yang juga dilengkapi dengan fitur absensi.

    Andre menyebut bahwa pada pengembangan selanjutnya, QlueThermal dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar sehingga dapat digunakan sebagai sistem absensi, akses kendali, serta integrasi dengan RFID.

    Qlue juga mengumumkan bahwa pihaknya mengembangkan QlueApp dengan enam kategori laporan baru terkait Covid-19, serta menjadi mitra strategis Pilkada Watch. Qlue juga mengklaim bahwa dalam kurun waktu lima tahun, solusinya mampu mengurangi titik banjir di wilayah Jakarta, dari 8.000 menjadi 450 titik.

    Qlue mengklaim bahwa solusinya turut berperan dalam mengurangi tindak pungutan liar atau pungli hingga 45 persen, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah DKI Jakarta sebesar 78 persen dan berkontribusi pada pengurangan sampah hingga ribuan ton.

    Telah melalui lima tahun perjalanan, Qlue menegaskan pihaknya tidak akan berhenti berinovasi dan menyebut telah menyiapkan banyak rencana untuk lima tahun mendatang. Rencana tersebut, lanjut Rama, masih sesuai dengan misi yang diusungnya yaitu menjadikan aplikasi mobile sebagai aplikasi lengkap dan bermanfaat di seluruh Indonesia.

    Qlue juga menegaskan komitmennya untuk mengembangkan IoT yang memanfaatkan ranah robotik, serta tengah berupaya untuk meluncurkan produk terbaru dalam waktu dekat. Andre menyebut ada delapan fokus teknologi masa depan yang akan dikembangkan Qlue.

    Fokus tersebut di antaranya adalah Artificial Intelligent (AI), IoT, Synthetic Biology, Batteries, Advances Robotics, Virtual and Augmented Reality, Blockchain, dan Quantum Computing. Selain itu, Qlue juga menargetkan untuk melakukan ekspansi ke luar Indonesia dalam lima tahun mendatang.

    Dalam kurun waktu lima tahun mendatang, Qlue menyebut juga akan terfokus untuk menggarap pasar Malaysia, Jepang dan Singapura. Rencana ini didorong oleh potensi pasar smart city secara global pada tahun 2025, diprediksi dapat mencapai USD820 Miliar dengan pertumbuhan 14,8 persen per tahun, sedangkan potensi pasar masih sangat besar.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id