Lawan Perubahan Iklim, IBM Gelar Call for Code Global Challenge

    Cahyandaru Kuncorojati - 04 April 2021 09:39 WIB
    Lawan Perubahan Iklim, IBM Gelar Call for Code Global Challenge
    Foto: Siliconera



    Jakarta: IBM bersama Pencipta Call of Code, David Clark Cause, Charitable Partner United Nations Human Rights, dan Linux Foundation mengumumkan peluncuran Call for Code Global Challenge 2021.

    Kompetisi tahun ini mengundang para developer dan inovator perangkat lunak dunia untuk memerangi perubahan iklim dengan teknologi yang didukung platform open source.
     
    Di tahun keempatnya, Inisiatif Call for Code telah berkembang hingga merangkul lebih dari 400.000 developer serta pakar di 179 negara, dan mengklaim telah menghasilkan lebih dari 15 ribu aplikasi.






    Call for Code bertujuan untuk mendorong kemajuan kemanusiaan di seluruh dunia yang cepat dan bertahan lama melalui pembuatan aplikasi praktis yang dibangun di atas perangkat lunak yang didukung platform open source, termasuk Red Hat OpenShift, IBM Cloud, IBM Watson, IBM Blockchain, data atmosfer dari IBM's Weather Company, serta sumber daya developers dan API dari mitra kami seperti Intuit dan New Relic. 
     
    Untuk membantu mengatasi perubahan iklim, IBM mengumumkan kemitraan baru tahun ini dengan Heifer International dan charity: water. Heifer International bergabung dengan gerakan Call for Code dan akan menyumbangkan keahlian mereka dalam mengurangi kelaparan serta kemiskinan melalui investasi pada petani lokal dan komunitas. 
     
    "Petani kecil memproduksi sebagian besar makanan dunia dan berada di garis depan gerakan mengatasi krisis iklim. Dengan adanya akses informasi dan teknologi, mereka dapat membuat keputusan berdasarkan informasi apa yang akan ditanam dan kapan waktu menanam yang tepat, sehingga memungkinkan mereka meningkatkan pendapatan, sembari memenuhi kebutuhan pangan dunia," kata David Gill, Direktur Senior Inovasi Teknologi untuk Heifer International.
     
    Awal tahun ini, IBM mengumumkan akan mencapai nol emisi gas rumah kaca pada tahun 2030 melalui prioritas pengurangan emisi, upaya efisiensi energi, dan peningkatan penggunaan energi bersih di lebih dari 175 negara tempatnya beroperasi. 
     
    "Perubahan iklim adalah salah satu masalah paling mendesak saat ini, dan kita harus menerapkan kecerdasan kolektif serta teknologi mutakhir untuk menciptakan perbedaan yang bertahan selamanya," kata Ruth Davis, direktur Call for Code, IBM.

    Solusi pemenang tahun lalu, Agrolly, adalah aplikasi yang dirancang untuk mendukung petani kecil dengan memberikan prediksi dan rekomendasi iklim serta tanaman.

    Sejak Oktober, tim Agrolly telah memperluas solusi mereka ke pasar baru dan memberikan pelatihan langsung kepada lebih dari 500 petani pedesaan di seluruh Mongolia, India, dan Brasil.

    Agrolly juga bekerja bersama IBM Service Corps dalam rencana deployment guna meningkatkan dan menguji teknologi mereka dalam beberapa bulan mendatang.
     
    Call for Code diklaim telah menghasilkan lebih dari 30 solusi yang sedang diinkubasi dan diuji di lapangan dalam serangkaian penerapan, termasuk 12 proyek open source yang digelar oleh Linux Foundation. 
     
    "Tim pemenang dari setiap Call for Code Global Challenge akan mendapatkan USD200.000, dan dukungan dari IBM Service Corps, ahli teknis, serta mitra ekosistem untuk menginkubasi teknologi mereka, membuat kode open source terbuka agar tersedia untuk digunakan oleh siapa pun, dan men-deploy solusi mereka di lapangan dalam komunitas di seluruh dunia," kata David Clark, CEO David Clark Cause, dan Pencipta Call for Code.

    "Tahun ini, kompetisi akan berfokus pada tiga sub-tema yang merupakan kunci untuk memerangi perubahan iklim: air bersih dan sanitasi; bebas kelaparan; dan produksi yang bertanggung jawab serta konsumsi pemghijauan."

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id