D-Link Enggan Tambah Celah Keamanan di Produk Lama

    Cahyandaru Kuncorojati - 08 Oktober 2019 12:24 WIB
    D-Link Enggan Tambah Celah Keamanan di Produk Lama
    Ilustrasi router.
    Jakarta: Pengguna perangkat router buatan D-Link harus mewaspadai serangan siber. Laporan terbaru menemukan celah keamanan di perangkat tersebut. Kabar buruknya, D-Link juga enggan menambal celah keamanan yang ditemukan.

    Kabar ini pertama kali diketahui dari laporan perusahaan keamanan siber Fortinet. Mereka melaporkan sebuah celah keamanan yang bisa menginjeksi sistem router dan menyerang perangkat lain yang terhubung ke router.

    Dijelaskan bahwa celah keamanan ini memungkinkan bentuk serangan berupa Remote Code Execution (RCE). Serangan ini bisa mengambil perangkat korban untuk dikendalikan peretas dari jarak jauh.

    Artinya, perangkat korban bisa dikendalikan untuk kebutuhan peretas atau justru dimanfaatkan peretas secara diam-diam untuk mencuri data korbannya.

    Dikutip dari situs ZDnet, dilaporkan bahwa celah keamanan ini ditemukan pada bulan September. Namun, pihak D-Link yang menerima laporan ini justru menyatakan tidak akan menyediakan patch atau menambal celah keamanan tersebut.

    D-Link beralasan bahwa beberpa router yang diketahui memiliki celah keamanan tersebut tergolong produk lama dan sudah tidak lagi diproduksi. Artinya, pengguna router tersebut akan terancam oleh serangan siber.

    Pengguna juga terpaksa harus melakukan upgrade hardware atau dengan membeli router terbaru.Tidak kurang ada empat jenis varian router buatan D-Link yang memiliki celah keamanan tadi yaitu DIR-655, DIR-866L, DIR-652, dan DHP-1565.

    Sebelumnya, di bulan September dilaporkan juga bahwa router D-Link memiliki celah keamanan sistem yang mengancam kerahasiaan kata sandi router pengguna, dikutip dari ITNews.

    Dalam laporannya disebutkan bahwa celah keamanan tersebut ditemukan pada router D-Link DSL-2875AL di bagian mode wireless ADSL2+. Sama seperti kasus terbaru, celah keamanan ini ada pada perangkat lawas D-Link.

    Namun kasus ini menjadi cukup berbahaya karena laporan ITNews menyebut produk D-Link tersebut masih banyak digunakan di Australia. Dijelaskan bahwa apabila peretas bisa terhubung ke router secara LAN maka kata sandi yang tersimpan di perangkat bisa mudah diketahui.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id