Pelanggan IndiHome Keluhkan Sulitnya Proses Putus Layanan

    Lufthi Anggraeni - 13 Agustus 2020 19:35 WIB
    Pelanggan IndiHome Keluhkan Sulitnya Proses Putus Layanan
    Pelanggan turut mengeluhkan proses rumit yang mereka hadapi untuk berhenti berlangganan IndiHome.
    Jakarta: Tidak hanya mengalami gangguan, IndiHome juga menjadi perbincangan masyarakat di Indonesia. Beberapa pelanggan layanan internet broadband milik Telkom ini mengeluhkan kesulitan yang mereka hadapi saat ingin memutuskan layanan dan berhenti berlangganan.

    Sejumlah pelanggan ini mengklaim bahwa proses pemutusan layanan IndiHome tidak praktis dan bertele-tele. Pelanggan mengeluhkan bahwa layanan pelanggan di nomor 147 yang disediakan Telkom tidak banyak membantu penyelesaian proses ini.

    Sebab pelanggan tetap diharuskan untuk mengunjungi kantor Plasa Telkom untuk menyelesaikan proses tersebut. Tidak hanya dalam prosesnya, kerumitan masih dialami pelanggan IndiHome setelah mendapatkan konfirmasi pemutusan layanan internet dan TV kabel.

    Sejumlah pelanggan mengaku bahwa mereka masih menerima penagihan biaya berlangganan meski sudah mendapatkan konfirmasi pemutusan layanan. Hal ini salah satunya dikeluhkan pengguna Twitter, bernama akun @glrhn.

    Dalam kicauan yang menyebutkan akun IndiHome ini, R.Galileo menjelaskan bahwa dirinya sudah tidak berlangganan sejak bulan Juni 2020. R.Galileo juga mengklaim dirinya telah melunasi seluruh tagihan yang tersisa dan mengembalikan seluruh perangkat yang dipinjamkan sebagai bagian dari layanan kepada pihak IndiHome.
     
    Namun, R.Galileo masih menerima tagihan, tidak hanya satu melainkan dua tagihan, juga setelah dirinya mendapatkan konfirmasi pemutusan langganan layanan. Hal serupa turut dialami oleh Kuncoro, pelanggan IndiHome di wilayah Jakarta Timur.

    Kuncoro mengaku telah melunasi seluruh tagihan dari layanan IndiHome, termasuk layanan yang masih berjalan saat itu, saat mengajukan permohonan pemutusan layanan ke kantor Plasa Telkom cabang Pasar Rebo.

    Kuncoro mengaku masih menerima tagihan pembayaran internet pada bulan November, setelah mendapatkan surat persetujuan pemutusan berlangganan layanan IndiHome dari pihak Telkom pada bulan Oktober.

    Tagihan juga diakui Kuncoro masih diterimanya pada bulan Desember, meski hanya tagihan untuk telepon dan jaringan wifi IndiHome sudah dalam kondisi tidak lagi dapat terhubung. Pada bulan November, Kuncoro mengaku menerima tagihan sebesar Rp300.000, sedangkan pada bulan Desember sebesar Rp400.000.

    Anggota ombudsman Alvin Lie menilai banyaknya keluhan yang disampaikan pengguna IndiHome ini mengindikasikan sistem kerja tidak tepat dalam tubuh manajemen IndiHome, antara administrasi, teknis, keuangan dan pelayanan keluhan pelanggan.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id