Apple Rilis MacBook Anyar, Pakai Chip Apple Silicon

    Lufthi Anggraeni - 11 November 2020 15:23 WIB
    Apple Rilis MacBook Anyar, Pakai Chip Apple Silicon
    Apple mengumumkan perangkat Mac baru tanpa dukungan chipset prosesor karya Intel.
    Jakarta: Apple mengumumkan informasi detail terkait perangkat komputasi Mac terbaru dan merupakan perangkat pertama yang hadir tanpa dukungan chipset prosesor karya Intel. Pada perangkat Mac terbaru ini, Apple menggunakan chipset berbasis ARM karyanya.

    Apple mengumumkan Macbook Air 13 inci sebagai Mac generasi pertama dengan dukungan chipset berjuluk Apple Silicon ini. Perangkat ini dilaporkan Arstechnica akan dipasarkan seharga USD999 (Rp14,1 juta) dan juga hadir desain tanpa kipas dan tanpa suara.

    Macbook Air baru ini juga didukung oleh CPU Apple M11, merupakan anggota terbaru dari jajaran CPU ARM yang sebelumnya diperkenalkan melalui iPad Pro. Sebagai informasi, M1 merupakan CPU delapan inti dengan proses 5nm dan berbekal arsitektur memori terpadu, menawarkan bandwith tinggi dan akses memori latensi rendah.

    Empat inti berperforma tinggi dari delapan inti CPU ini ditujukan untuk menangani tugas berat, sedangkan empat lainnya merupakan unit berdaya rendah dan dengan efisiensi lebih tinggi, dirancang untuk menangani tugas lebih ringan dan tidak menuntut banyak daya.

    Apple mengklaim M1 menawarkan kinerja per watt tertinggi, dengan kinerja dua kali lipat dari CPU laptop x86 saat berjalan pada daya 10 watt, dan seperempat daya yang ditarik dari CPU laptop x86 pada tingkat kinerja lebih tinggi.

    Selain itu, M1 juga dilengkapi GPU delapan inti dengan 128 execution unit (EUs). Apple Silicon dibangun berdasarkan arsitektur yang berbeda yaitu ARM jika dibandingkan dengan Intel, yaitu x86. Dan Mac baru tersebut tidak akan menjalankan aplikasi asli yang bekerja pada Mac berbasis Intel sebelumnya.

    Apple juga mengumumkan Macbook Pro baru dengan M1, ditawarkan seharga USD1.299 (Rp18,4 juta) dan mengusung desain berukuran 13 inci serta bobot sekitar 1,4 Kg. Macbook Pro baru ini diklaim Apple tiga kali lebih cepat jika dibandingkan dengan laptop Windows tercepat di kelasnya.

    Namun, Apple tidak menyebutkan secara spesifik laptop atau beban kerja yang akan dimaksudkannya. Berbeda dengan Macbook Air, MacBook Pro berbekal sistem pendinginan aktif.

    Hal ini memungkinkannya mempertahankan kinerja lebih tinggi pada beban kerja berat dalam jangka waktu lebih lama, jika dibandingkan dengan Macbook Air dengan sistem pendinginan pasif.

    Apple Macbook Air, Macbook Pro dan Mac Mini baru dengan M1 akan mulai dapat dipesan konsumen pada tanggal 11 November ini, dan pendistribusian akan dimulai pada pekan depan.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id