Instagram Berencana Bebankan Biaya untuk Sematkan Tautan di Caption

    Lufthi Anggraeni - 14 September 2020 14:37 WIB
    Instagram Berencana Bebankan Biaya untuk Sematkan Tautan di Caption
    Instagram, via acebook, mendaftarkan paten pemungut biaya per tautan di caption foto konten.
    Jakarta: Instagram dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk membebankan biaya pada penyematan tautan di keterangan atau caption foto. Informasi ini ditemukan oleh jurnalis situs Protocol Mike Murphy pada dokumen pendaftaran paten.

    Mengutip The Verge, dokumen pendaftaran paten yang didaftarkan induk perusahaan Instagram, Facebook, pada tahun 2016 lalu ini menampilkan notifikasi pop-up yang muncul saat pengguna menambahkan URL di caption.

    Notifikasi ini bertanya kepada pengguna menyoal kesediaan mereka untuk membayar sebesar USD2 (Rp29,945) guna menjadikan tautan dapat diakses hanya dengan diklik. Dokumen paten ini mengusung judul Menambahkan tautan berbayar ke keterangan media di sistem jejaring sosial.

    Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan cara kerja sistem tersebut, yaitu jika sistem online mendeteksi bahwa konten teks di caption termasuk rangkaian tautan yang teridentifikasi alamat, sistem online akan meminta pengguna yang mengunggah untuk membayarkan biaya sebagai ganti untuk memungkinkan tautan diakses via klik.

    Hal ini telah menjadi salah satu keluhan terbesar pengguna menyoal Instagram, yaitu jika ingin menyisipkan tautan di Stories, product, atau hal lain yang diunggah di jejaring sosial ini, pengguna tidak dapat menambahkan URL ke caption foto.

    Sebagian besar pengguna akan menyematkannya di keterangan profil di bawah foto halaman akun, dan pemilik akun terverifikasi dapat menambahkan tautan di Stories. Sejumlah pihak masih mempertanyakan terkait influencer, merek pemilik akun, dan pengguna Instagram lainnya akan bersedia untuk membayarkan biaya per tautan.

    Namun sejumlah pihak meyakini metode ini akan menjadi pemasukan bagi pengguna jika Instagram benar-benar mengaplikasikannya. Meskipun demikian, seperti paten lainnya, masyarakat perlu memperhatikan bahwa perusahaan selalu mendaftarkan paten untuk produk dan layanan yang tidak pernah menjadi kenyataan.

    Sehingga fitur ini belum dapat dipastikan akan dapat ditemukan pengguna pada aplikasi mereka. Sebelumnya, Instagram resmi menghadirkan kode QR pada aplikasi versi mobile karyanya. Dengan fitur ini, Instagram mengklaim penggunanya akan dapat menghasilkan kode QR yang dapat dipindai oleh aplikasi pihak ketiga pendukung teknologi tersebut.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id