Ada Peta Online Pantau Persebaran Virus Korona Real-Time

    Cahyandaru Kuncorojati - 26 Januari 2020 15:36 WIB
    Ada Peta Online Pantau Persebaran Virus Korona Real-Time
    Tampilan situs berisi peta online dan dashboard informasi terkini persebaran virus Korona.
    Jakarta: Virus Korona yang titik penyebarannya dari kota Wuhan di Tiongkok menjadi perhatian serius. Beberapa minggu sejak pertama kali dikabarkan pada akhir 2019, penyebaran virus Korona sudah mulai ditemukan di beberapa negara.

    Berbekal dengan data terkini dari badan kesehatan dunia yaitu WHO (World Health Organization), lembaga bernama Center for System Science and Engineering (CSSE) di Departemen Teknik Sipil Universitas John Hopkins membuat membuat sebuah peta online.

    Peta online yang selalu mendapatkan update tersebut memberikan informasi titik penyebaran atau kasus virus Korona berdasarkan laporan dari WHO. Berbentuk sebuah dashboard, situs ini menyediakan informasi jumlah kasus dan data lainnya.

    Di titik lokasi kasus virus Korona akan tersedia dua indikator lingkaran dengan warna dan ukuran yang berbeda. Warna merah menandakan kasus virus Korona di lokasi tersebut sudah positif terinfeksi. 

    Lingkaran berwarna kuning menandakan bahwa kasus virus Korona di lokasi tersebut masih dalam penyelidikan alias belum bisa dkonfirmasi. Indikator ukuran lingkaran menandakan jumlah kasus, semakin besar artinya semakin banyak jumlah korban.

    "Data kasus yang divisualisasikan diambil dari berbagai sumber, termasuk WHO, CDC Amerika Serikat, CDC China (CCDC), NHC, dan Dingxiangyuan," tulis perwakilan CSSE, Lauran Gardner dalam blog resmi peta online ini, dikutip dari CNET.

    Di dashboard peta online pemantau persebaran virus Korona buatan CSSE, tersedia informasi kapan data yang mereka miliki diperbarui ke peta tersebut. Meskipun bukan acuan absolut tapi peta online ini bisa menjadi pusat informasi untuk publik.

    Dilaporkan Medcom.id, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan penyebaran virus Korona di seantero Negeri Tirai Bambu terus meningkat. Pernyataan disampaikan Xi dalam sebuah pertemuan khusus pemerintah di tengah momen perayaan Tahun Baru Imlek.

    Virus korona tipe Novel Coronavirus (nCoV) telah menewaskan sedikitnya 41 orang dan menginfeksi sekitar 1.400 sejak pertama kali muncul di kota Wuhan. 

    Wuhan dan sejumlah kota lainnya di Tiongkok telah ditutup total. Penutupan dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut di tengah bermunculannya kasus virus korona di banyak negara. Kota Wuhan merupakan sumber penyebaran virus korona nCoV.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id