Operator Antisipasi Lonjakan Trafik di Hari Pemilu 2019

    Lufthi Anggraeni - 17 April 2019 11:41 WIB
    Operator Antisipasi Lonjakan Trafik di Hari Pemilu 2019
    Tiga operator seluler besar Indonesia mengumumkan telah melakukan antisipasi untuk lonjakan trafik hari ini.
    Jakarta: Tiga operator seluler di Indonesia, yaitu Telkomsel, Indosat dan XL Axiata mengumumkan kesiapannya dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ajang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang berlangsung hari ini.

    Ketiga operator tersebut menyebut telah melakukan persiapan untuk mengantisipasi lonjakan trafik data pada hari ini. Telkomsel mengklaim telah melakukan optimasi jaringan di 1.400 titik yang terdiri dari KPU Pusat, KPU Daerah, TPS, Bawaslu, Kantor Kepolisian, dan Militer di seluruh Indonesia.

    Sedangkan Indosat Ooredoo menyebut persiapan kapasitas jaringan telekomunikasi untuk Pemilu merupakan bagian dari kesiapan kapasitas jaringan yang telah dilakukan sejak awal tahun 2018 lalu.

    Persiapan Indosat Ooredoo tersebut di antaranya melalui penggelaran jaringan 4G Plus yang telah mengcover 80 persen populasi nasional, dalam rangka mengantisipasi berbagai momen kenaikan trafik sepanjang tahun 2019, termasuk di dalamnya momen Pemilu.

    Hal senada juga diungkapkan oleh XL Axiata, yang mengaku telah melakukan langkah antisipatif mengingat ajang Pemilu 2019 ini berdekatan dengan bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri pada bulan Mei dan Juni mendatang.

    Indosat Ooredoo memprediksi akan terjadi kenaikan trafik telekomunikasi saat berlangsungnya Pemilu, dimana untuk layanan suara dan SMS relatif tidak mengalami kenaikan, namun trafik layanan data akan mengalami kenaikan berkisar antara 5-7 persen.

    Sedangkan Telkomsel memperkirakan meningkat lebih dari 15,8 persen (atau lebih dari 18.000TB) dibandingkan hari biasa. Umumnya pada periode ini, Telkomsel menyebut layanan data digunakan pelanggan untuk berkomunikasi dan berinteraksi melalui layanan media sosial dan pesan instan.

    Selain itu seiring dengan meningkatnya masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital, trafik layanan suara diprediksi mengalami penurunan sekitar 7,4 persen atau sekitar 1,1 milyar menit, demikian juga untuk trafik layanan SMS diperkirakan cenderung menurun sekitar 4 persen atau sekitar 500 juta SMS) dibandingkan hari biasa.

    XL Axiata memperkirakan kenaikan trafik data sekitar 5-10 persen. Sementara kenaikan trafik panggilan suara dan SMS diprediksi sekitar 3 persen. Lokasi kenaikan trafik kemungkinan terjadi di kota-kota besar, terutama Jakarta dan kota penyangga sekitarnya seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

    Ketiga operator tersebut mengklaim akan terus melakukan pengawasan. Salah satunya dilakukan oleh Indosat Ooredoo mengawasi jaringan lebih intensif secara nasional melalui iNOC & ISOC.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id