AWS Dukung Pemberdayaan UMKM Lewat Qasir

    Lufthi Anggraeni - 26 Januari 2021 16:46 WIB
    AWS Dukung Pemberdayaan UMKM Lewat Qasir
    Amazon Web Services turut mendukung kemajuan UMKM Indonesia melalui stratup Qasir.



    Jakarta: Amazon merupakan perusahaan teknologi yang tidak hanya besar di negara asalnya, yaitu Amerika Serikat, namun juga kian merambah ke belahan dunia lainnya, tidak terkecuali di Indonesia.

    Tidak hanya untuk membesarkan perusahaannya, Amazon turut mendukung pertumbuhan perusahaan lain melalui layanan Amazon Web Services (AWS), yang kian menyeriusi Indonesia sejak tahun 2018 lalu.

     



    AWS juga digunakan oleh sejumlah startup di Indonesia, termasuk Qasir yang menggunakan teknologi cloud milik AWS sejak hari pertama. Keputusan ini didasari oleh pengalaman Chief Technology Officer Qasir Novan andrian dalam menangani beberapa proyek sebelum merintis usahanya.

    “AWS bukan hanya untuk korporasi besar, tapi juga untuk perusahaan startup yang baru memulai, masih berukuran kecil, dan masih melakukan validasi terhadap produknya di pasar. selain infrastruktur cloud sendiri tentunya, AWS juga memberikan bantuan dalam bentuk credits selama masa validasi produk,” ujar Novan.

    Qasir memanfaatkan layanan AWS dalam tiga tahap  menjadi tiga tahap yaitu pada tahap awal dengan kisaran 0 hingga 100 ribu pengguna, tahap pertumbuhan dengan 100 hingga 500 ribu pengguna, dan tahap sustainability dengan lebih dari 500 ribu pengguna.

    Secara lebih lanjut, Qasir menjelaskan bahwa pada tahap awal pihaknya menggunakan Amazon Elastic Compute Cloud (EC2) dan Amazon Relational Database Service (RDS) untuk MySQL.

    Kemudian, pada tahap pertumbuhan, Qasir menambah jumlah Elastic Compute yang digunakannya, baik untuk aplikasi, frontend, serta backend, dan memisahkan beberapa beban kerja pada aplikasi, ditujukan agar tidak saling tumpang-tindih.

    Saat ini, Qasir telah memasuki tahap sustainability dengan lebih dari 500 ribu pengguna, sehingga Qasir memutuskan untuk melakukan upgrade ke layanan Auto Scaling group, memungkinkannya untuk melakukan scaling up maupun scaling down.

    Layanan ini dapat menyesuaikan kemampuan secara otomatis sesuai dengan kondisi trafik dan diklaim tanpa downtime, bahkan dalam kondisi darurat sekalipun. Berkat Auto Scaling group, Qasir mengklaim pihaknya mampu menghemat hingga 500 dolar AS setiap bulannya, karena hanya perlu membayar sesuai penggunaan.

    Sebagai informasi, Qasir memulai perjalanannya sebagai ekosistem Point of Sale (POS), tetapi kini telah mencakup segala lini usaha UMKM, mulai dari layanan keuangan, POS dan pembayaran, pemasaran, back-margin, hingga supply.

    Penggunaan layanan AWS oleh Qasir mengindikasikan bahwa AWS turut mendukung keberlangsungan dan kemajuan UMKM di tanah Air.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id