• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

 huawei  

Huawei Pertajam Riset AR Hingga 5G

Yogi Bayu Aji - 08 Juli 2018 08:51 wib
foto: Medcom.id
foto: Medcom.id

Beijing: Huawei berupaya mempertajam riset soal augmented reality (AR), virtual reality (VR), hingga jaringan 5G. Pasalnya, tiga hal ini dianggap akan menjadi masa depan ponsel pintar.

"Di teknologi ini, Huawei investasi besar termasuk waktu untuk riset kami," kata Fang Fei, Wakil Presiden Bisnis Handset Huawei, pada APAC Media China Trip 2018 di Beijing, Tiongkok, Selasa, 3 Juli 2018.

Menurut dia, Huawei tengah mengembangkan interaksi lebih pintar untuk pengalaman AR dan VR yang lebih baik. Sementara itu, segala infrastruktur untuk koneksi 5G terus digodok.

"Saya percaya dalam waktu dekat, Anda dapat merasakan pengalaman itu di smartphone kami," ungkap Fei.

Dalam mengembangkan teknologi ini, para ahli bekerja di 15 pusat riset dan 36 pusat inovasi bersama milik Huawei di berbagai belahan dunia. Pada 2017, Huawei pun menggelontor EUR10,4 miliar untuk riset.

Teknologi 5G menjadi perhatian serius Huawei. Masalah ini digarap di 9 pusat riset melibatkan 500 lebih insinyur. Dana USD600 juta diinvestasikan untuk teknologi 5G di 2018.

"Saya percaya di masa depan kami akan memiliki terobosan di telekomunikasi," jelas dia.
Di sisi lain, Fei menuturkan Huawei juga bekerja keras soal paten. Ada 2.398 paten yang didaftarkan di 2017. Secara keseluruhan ada 74.307 paten yang dimiliki Huawei.

Paten menjadi salah satu pemasukan Huawei. Pasalnya, tak jarang kompetitor juga membeli paten atas teknologi yang dibuat oleh produsen ponsel asal Tiongkok ini.

Layanan cloud

Wakil Presiden Layanan Cloud Huawei Consumer Business Group Eric Tan mengatakan pihaknya sedang mengembangkan layanan penyimpanan cloud untuk para pengguna. Layanan ini dianggap masa depan ponsel pintar. 

"Kita percaya di masa depan semua bisa merasakan terkoneksi. Di 2025 akan ada 50 miliar perangkat pintar dan 40 miliar koneksi," kata Eric.

Nantinya, dengan layanan bernama Huawei Mobile Service, pengguna dapat memutar musik, video, mecari aplikasi, menyimpan data, dan pembayaran. Data yang ada dalam layanan cloud pun dipastikan aman. 


(MMI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.