Apple Siapkan Chip Berbasis ARM untuk MacBook

    Lufthi Anggraeni - 11 Juni 2020 11:33 WIB
    Apple Siapkan Chip Berbasis ARM untuk MacBook
    Apple dikabarkan akan memperkenalkan chipset berbasis ARM karyanya pada ajang WWDC 2020.
    Jakarta: Dalam diselenggarakan dalam waktu dekat, WWCD 2020 dikabarkan akan menyampaikan informasi menarik. Apple dilaporkan akan mengumumkan chipset berbasis ARM pertamanya untuk Macs dan MacBook generasi selanjutnya.

    Mengutip GSM Arena, chipset pertama yang akan mendukung sejumlah MacBooks ini akan berbasis desain 12 inti dengan proses manufaktur 5nm dan MacBook 12 inci diperkirakan akan menjadi perangkat pertama yang didukungnya.

    Chipset tersebut diklaim lebih bertenaga dan efisien jika dibandingkan chipset Intel yang saat ini mendukung MacBook Air. Di masa mendatang, Apple juga berencana mengembangkan CPU desktop untuk perangkat Mac karyanya.

    Namun hal ini tidak menghapus ketergantungannya pada Intel meski akan mengurangi biaya yang harus dikeluarkan oleh APple. Formula dengan chipset ARM mobile khusus ini dinilai Apple bekerja dengan baik untuk iPhone dan iPad, mendukung keputusannya untuk menghadirkannya ke hardware PC.

    Upaya ini mengharuskan Apple menggelontorkan investasi dalam jumlah besar untuk R&D, meski berdasarkan laporan, Apple akan memberikan pengembang insentif untuk menjadikan aplikasi mereka kompatibel dengan platform baru karyanya hingga chipset Apple menyapa pasar pada tahun 2021 mendatang.

    Sebelumnya, sejumlah pengguna dilaporkan mengeluhkan warna hijau yang terlihat pada layar iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max. Permasalahan ini terjadi secara acak setelah membuka kunci perangkat.

    9to5Mac memprediksi bahwa hal tersebut disebabkan oleh bug pada software. Dan laporan terkait temuan efek warna hijau pada layar ini juga dibagikan pada forum internet, dan disebut terjadi pada hampir seluruh model iPhone 11.

    Sementara itu, analis Bernstein, Toni Sacconaghi menyebut bahwa Apple dapat membeli kebijakan asuransi berharga terjangkau untuk menghadapi skenario tersebut dengan membeli mesin pencariannya sendiri.

    Sacconaghi secara tepat menekankan bahwa Apple tidak dapat memonetisasi pencarian tanpa bantuan pihak ketiga dan seharusnya membeli DuckDuckGo. Hal ini akan menguntungkan bagi Apple karena akan mendapatkan peluang monetisasi iklan tanpa pihak ketiga.

    Sedangkan penjarah toko Apple di sejumlah wilayah di Amerika Serikat tidak akan dapat menggunakan ataupun menjual produk yang menjadi perangkat demo yang dicuri dari toko ritel miliknya, sebab perangkat ini berbekal software khusus yang mencegah perangkat untuk dikembalikan ke pengaturan pabrik.

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id