Antarmuka Anyar di macOS Big Sur, Makin Mirip iOS

    Lufthi Anggraeni - 23 Juni 2020 12:07 WIB
    Antarmuka Anyar di macOS Big Sur, Makin Mirip iOS
    Apple resmi mengumumkan generasi terbaru sistem operasi desktop karyanya, macOS Big Sur.
    Jakarta: Apple mengumumkan macOS Big Sur, iterasi terbaru dari sistem operasi untuk desktop karyanya. Versi baru ini hadir dengan antarmuka pengguna (UI) baru dan perubahan signifikan pada sejumlah aplikasi utamanya.

    GSM Arena melaporkan bahwa fitur utama yang diunggulkan Apple pada macOS Big Sur ini adalah update pada antarmuka penggunanya. Mengusung nama lokasi terkemuka di California, Big Sur didukung perubahan paling komprehensif dalam desain macOS sejak perilisan macOS X.

    Pada sistem operasi ini, Apple menghadirkan jendela aplikasi dengan skema warna baru, efek transparan, dan sudut membulat, bar menu transparan, bar samping dengan ketinggian penuh, dock mengambang baru, dan rangkaian ikon aplikasi baru.

    Tersedia juga tuas geser baru, kotak centang, sheet dengan desain baru, serta suara, simbol dan ikonografi yang telah diperbaharui. Tombol untuk menampilkan dan menyembunyikan jendela aplikasi kini juga tersedia pada sistem operasi tersebut.

    Tampilan antarmuka secara keseluruhan telah diperbaharui secara signifikan, mengindikasikan keseriusan Apple dalam mengembangkan sistem operasinya. Big Sur juga berbekal fitur Control Center baru, hadir dengan tampilan dan kesan serupa pada iOS.

    Pengguna dapat menarik sejumlah aplikasi untuk disematkan di bar menu guna memudahkan dan mempercepat akses tanpa perlu menampilkan Control Center. Tersedia juga Notification Center baru, kini dapat diakses tanpa mengklik jam di sudut layar.

    Selain itu, tersedia juga notifikasi dengan gaya serupa iOS serta antarmuka widget baru yang terinspirasi oleh iOS 14. macOS Big Sur juga berbekal perbaikan di aplikasi intinya, termasuk Safari, berbekal halaman awal baru dengan gambar latar belakang yang dapat disesuaikan.

    Safari juga hadir dengan bagian serupa Reading List dai iCloud Tabs serupa perambang populer lainnya. Safari kini juga dapat mendeteksi saat pengguna tengah mengakses halaman dengan bahasa non natif dan menawarkan penerjemahan.

    Antarmuka pengguna tab juga mengalami perubahan dengan meningkatkan kepadatan tab, pratinjau halaman dengan tampilan halaman melayang, dan kemampuan untuk menutup sejumlah tab sekaligus. Safari kini juga menyuguhkan performa lebih cepat jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

    Apple mengklaim peramban karyanya mampu menyuguhkan performa 50 persen lebih cepat jika dibandingkan dengan Chrome pada situs web yang sering dikunjungi pengguna. Selain itu, Safari juga diklaim mampu menyuguhkan daya tahan baterai lebih baik.

    Peramban ini diklaim mampu menyuguhkan daya tahan baterai tiga jam lebih lama saat streaming video dan satu jam lebih lama saat menjelajahi web jika dibandingkan dengan Chrome atau Firefox. Apple juga memperbaiki dukungan ekstensi, memungkinkan pengembang menghadirkan ekstensi mereka dari peramban lain, sehingga dapat ditemukan di Mac App Store.

    Apple juga membekali sistem operasi ini dengan fitur privasi lebih baik untuk ekstensi tersebut, membatasi akses ekstensi terhadap data pengguna. Pengguna dapat mengizinkan ekstensi untuk mengakses data selama satu hari, untuk satu situs tertentu atau setiap waktu.

    Fitur baru lainnya di Safari termasuk tombol Privacy Report baru, menampilkan pelacak yang diblokir oleh peramban. Safari juga memeriksa password yang disimpan pengguna guna memastikan password terlibat dalam insiden kebocoran data.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id