BlackBerry Tuntut Twitter, Kenapa? - Medcom

    BlackBerry Tuntut Twitter, Kenapa?

    Ellavie Ichlasa Amalia - 28 Februari 2019 14:43 WIB
    BlackBerry Tuntut Twitter, Kenapa?
    BlackBerry tuntut Twitter. (AFP PHOTO / Josep LAGO)
    Jakarta: BlackBerry, perusahaan yang dulu dikenal sebagai pembuat smartphone, menutut Twitter atas tuduhan pelanggaran hak paten. Tahun lalu, BlackBerry juga menuntut Facebook atas tuduhan yang sama. 

    Dalam dokumen tuntutan ini, BlackBerry menuduh Twitter telah melanggar dan terus melanggar enam paten mereka, termasuk paten push notification, menghentikan notifikasi untuk untaian pesan, dan teknik periklanan mobile, lapor TechCrunch

    BlackBerry, yang mengklaim sebagai pelopor layanan pengirim pesan mobile, menuduh Twitter telah membuat aplikasi messaging yang mirip dengan inovasi BlackBerry, menggunakan fungsi dan antarmuka inovatif yang digunakan pada produk BlackBerry sehingga produk itu bisa sukses. 

    Tahun lalu, BlackBerry menuntut Facebook atas tuduhan pelanggaran paten. Ketika itu, BlackBerry menyebutkan bahwa Facebook telah melanggar tujuh paten terkait keamanan, fitur antarmuka pengguna, update status baterai, fitur pesan di game, dan menghentikan notifikasi. 

    Beberapa bulan kemudian, pada September, Facebook juga menuntut BlackBerry dengan tuduhan bahwa perusahaan asal Kanada itu telah melanggar lima paten mereka. Kedua tuntutan itu masih berjalan. 

    BlackBerry dulu dikenal sebagai perusahaan yang mendominasi pasar ponsel. Namun, mereka berhenti membuat ponsel sendiri pada 2016. Pada 2017, mereka meluncurkan smartphone KEYone, yang diproduksi oleh TCL. 

    Baik BlackBerry maupun Twitter menolak untuk berkomentar terkait hal ini. 



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id