YouTube Blokir Permanen 5 Saluran Milik Militer Myanmar

    Lufthi Anggraeni - 06 Maret 2021 09:57 WIB
    YouTube Blokir Permanen 5 Saluran Milik Militer Myanmar
    YouTube memblokir secara permanen lima saluran milik militer Myanmar.



    Jakarta: YouTube memblokir secara permanen lima saluran milik militer Myanmar dari platform jejaring sosialnya pada hari Jumat lalu. Penghapusan tersebut termasuk saluran YouTube untuk jaringan Myanma Radio and Television (MRTV).

    Mengutip The Verge, YouTube juga menghapus saluran milik militer Myawaddy Media yang digunakan untuk menyebarkan propaganda militer di Myanmar. Aksi YouTube merupakan intervensi besar pertama platform ini, setelah kudeta militer yang terjadi pada bulan Februari.






    Intervensi YouTube juga dilakukan setelah tindakan keras militer berikutnya terhadap pengunjuk rasa yang menewaskan sedikitnya 38 orang. Informasi menyoal pemblokiran tersebut disampaikan oleh perwakilan YouTube.

    Perwakilan YouTube menyebut bahwa pihaknya telah memblokir secara permanen sejumlah saluran dan menghapus sejumlah video dari YouTube sesuai dengan dengan panduan komunitas dan hukum yang berlaku.

    Sebelum kudeta, YouTube juga memblokir secara permanen sebanyak 34 saluran yang digunakan sebagai medium "operasi pengaruh" selama pemilihan umum di Myanmar pada tahun 2020 lalu.

    Selain itu, Facebook juga berupaya untuk membatasi pengaruh militer, melarang seluruh halaman militer di platform pada bulan Februari dan memangkas akses organisasi ke iklan di platform miliknya.

    Sebagai responnya, militer melarang Facebook dan secara drastis membatasi akses ke seluruh jejaring sosial dengan memberlakukan jam malam internet reguler di seluruh negara Myanmar sejak kudeta dimulai.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id