Samsung Galaxy Watch 4 Bisa Hitung Lemak Tubuh

    Lufthi Anggraeni - 13 Agustus 2021 13:43 WIB
    Samsung Galaxy Watch 4 Bisa Hitung Lemak Tubuh
    Samsung Galaxy Watch 4 berbekal fitur berkemampuan menghitung persentase lemak tubuh dan massa otot.



    Jakarta: Samsung Galaxy Watch 4 berbekal fitur berkemampuan menghitung persentase lemak tubuh dan massa otot. Fitur ini menjadi penawaran terbaru Samsung dalam kategori komposisi tubuh, serupa fitur pada Halo Band karya Amazon.

    Sebagai informasi, lemak tubuh secara umum merupakan cara lebih baik untuk menilai kesehatan manusia jika dibandingkan dengan bobot tubuh. Namun, lemak tubuh ini kerap dihitung menggunakan metrik bertajuk Body Mass Index (BMI) yang mentah dan tidak akurat.

     



    Mengutip The Verge, apabila perangkat wearable terbukti akurat, ahli matematika Diana Thomas yang mempelajari regulasi bobot tubuh di West Point menyebut bahwa perangkat ini dapat memberikan data lebih baik bagi pengguna untuk dapat mengawasi kesehatan mereka.

    Fitur perhitungan komposisi tubuh pada smartwatch Galaxy ini menggunakan teknik bernama Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), mengirimkan listrik lemah ke tubuh. Teknik ini menghitung kadar air di tubuh, sebab aliran sinyal mampu berpindah lebih cepat melalui lapisan yang memiliki persentase air lebih tinggi.

    Karena lemak memiliki kandungan air lebih rendah dibandingkan dengan otot, teknik ini dapat memprediksi kadar lemak pada tubuh pengguna. Sementara itu, Thomas menyebut meski dapat memberikan prediksi lemak tubuh, BIA juga memiliki keterbatasan.

    Thomas juga menyebut bahwa tidak ada rasio satu banding satu yang sempurna antara kadar air dalam tubuh dan lemak tubuh. Selain itu, Thomas juga menegaskan bahwa kadar air dalam tubuh berubah dari waktu ke waktu.

    Kadar air dapat ditingkatkan dan diturunkan melalui olahraga, sebagai contoh, atau jika seseorang minum banyak air. Satu penelitian menemukan bahwa BIA memperkirakan lemak tubuh secara berlebihan jika pengukuran dilakukan setelah seseorang meminum sekitar dua gelas air.

    Sebagian besar perangkat di pasar yang menggunakan BIA untuk melacak komposisi bodi tubuh dengan mengirimkan aliran sinyal melalui sol di kaki, serupa timbangan cerdas, atau melalui telapak tangan.

    Samsung mengecilkan sensor sehingga sesuai dengan ukuran bagian belakang jam tangan cerdas karyanya. Healthcare Sensor Lab Samsung merilis penelitian pada bulan Januari 2021 lalu, menjelaskan soal teknologi ini.

    Dalam penelitian tersebut, sebanyak 203 partisipan menjalani proses analisa komposisi tubuh oleh Galaxy Watch 4, dua perangkat BIA lain, dan perangkat yang menggunakan Dual-energy X-ray Absorptiometry (DXA).

    Sebagai informasi, DXA merupakan teknik X-ray yang menampilkan distribusi lemak ke seluruh tubuh, disebut sebagai standar utama untuk pengukuran komposisi tubuh. Analisis ini menemukan bahwa smartwatch secara akurat membandingkan hasil pengukurannya dengan hasil DXA.

    Berdasarkan penelitian ini, Thomas menyebut bahwa secara keseluruhan, Samsung Galaxy Watch 4 menunjukan kemampuan setara dengan timbangan cerdas. Namun, Thomas mengaku masih belum akan menggunakannya dalam penelitian berdasarkan informasi yang tersedia. Sebab, lanjut Thomas, tingkat error potensial yang terkalkulasi dalam penelitian terlalu besar.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id