AS Cabut Blokir TikTok dan WeChat

    Cahyandaru Kuncorojati - 10 Juni 2021 14:45 WIB
    AS Cabut Blokir TikTok dan WeChat
    TikTok dan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. (Getty Images)



    Jakarta: TikTok dipastikan bakal semakin melesat di global setelah mendapatkan kabar bahagia dari Amerika Serikat. Aplikasi buatan ByteDance ini dilaporkan tidak lagi diblokir di negara tersebut bersama WeChat yang juga sama-sama buatan developer Tiongkok.

    Nasib baik ini diterima setelah dilaporkan Presiden Joe Biden resmi mencabut blokir atas TikTok dan WeChat meskipun mereka masih akan menerima pengawasan dan pemeriksaan dari pemerintah Amerika. Kebijakan terbaru ini akan berlaku bagi semua aplikasi buatan developer di luar Amerika Serikat.

     



    Dikutip dari The Wall Street Journal, Presiden Biden memberikan mandat untuk terlebih dulu memberikan investigasi kepada aplikasi yang berasal dari luar Amerika Serikat. Di sini akan ditentukan apabila aplikasi dianggap aman atau justru harus diblokir karena mengancam keamanan negara dan warga Amerika Serikat.

    Diketahui bahwa aplikasi TikTok dan aplikasi termasuk perusahaan asal Tiongkok seperti Huawei langsung menerima pemblokiran atau blacklist di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump saat masih berkuasa.

     Huawei sendiri saat ini nasibnya belum jelas sementara Xiaomi yang pernah dituduh terkait militer Tiongkok sudah dibersihkan namanya dan kembali berbisnis di Amerika. Meskipun begitu kebijakan ini dilihat sebagai usaha Amerika Serikat untuk melakukan investigasi lebih mendalam ke semua perusahaan atau bisnis asal Tiongkok.

    Jadi TikTok dan aplikasi lain termasuk perusahaan teknologi asal Tiongkok akan tetap menjadi target investigasi keamanan Amerika Serikat. Mereka tetap dipandang sebagai ancaman keamanan negara, berbeda dari perlakuan negara lain terhadap Facebook meskipun media sosial tersebut terbukti beberapa kali gagal melindungi keamanan data penggunanya.

    Pada masa pemerintahan Donald Trump, aplikasi TikTok masuk dalam daftar hitam perusahaan asal Tiongkok yang tidak boleh berbisnis di Amerika Serikat. Apabila ada pihak yang melakukan bisnis maka mereka juga bisa kena sanksi. Kondisi ini sempat memaksa TikTok untuk berniat menjual saham mereka ke perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat.
     

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id