Menkominfo Johnny: Pembangunan Infrastruktur Digital Tahun Depan Berlanjut!

    Cahyandaru Kuncorojati - 10 Juni 2021 10:09 WIB
    Menkominfo Johnny: Pembangunan Infrastruktur Digital Tahun Depan Berlanjut!
    Rapat Kerja Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan Komisi 1 DPR RI.



    Jakarta: Di Rapat Kerja bersama Komisi 1 DPR RI di Senayan pada hari Senin lalu Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate memaparkan pencapaian dan rencana pembangunan infrastruktur untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia.

    Data yang disampaikan Menkominfo Johnny menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur yang salah satunya adalah penyediaan Base Transceiver Station (BTS) saat ini telah beroperasi sebanyak 1.682 BTS aktif.

     



    “Di tahun 2021 Kementerian Kominfo akan menyelesaikan pembangunan 4.200 BTS, saat ini sedang dalam proses konstruksi, dan dilanjutkan di tahun 2022 sebanyak 3.704 BTS baru,” ujarnya.

    Dia menargetkan hingga tahun 2021 nanti diharapkan total keseluruhan sebanyak 9.586 BTS telah terbangun dan beroperasi penuh ditambah BTS Palapa Ring pada tahun 2021 yang memiliki total jaringan sepanjang 12.299 km.

    Menyoal penyediaan akses internet, Menkominfo menjelaskan penyediaan akses internet baru saat ini berjumlah 4.574 titik pada tahun 2021. Data tersebut melengkapi 11.817 titik akses internet yang telah tersedia sebelumnya. 

    “Di Tahun 2022 akan dilakukan penggelaran akses 22.000 titik secara masif dan terus meningkat tiap tahunnya hingga tersedia 78.391 titik akses internet pada akhir tahun 2024 nanti,” tandasnya.

    Optimasi pemanfaatan Palapa Ring di tahun 2022 juga akan dimaksimalkan lewat Palapa Ring Integrasi yang merencanakan total jaringan sepanjang 12.083 km atau sekitar 40 persen yang masing-masing terdiri dari 8.203 kabel darat dan 3.880 km kabel laut.

    “Konstruksi dan pergelaran yang akan dilakukan dari tahun 2022 sampai dengan tahun 2023 meliputi nilai total capital expenditure sekitar Rp8,6 triliun dengan kebutuhan anggaran Rp3,5 triliun untuk tahun 2022 dan 5,1 triliun di tahun 2023,” jelas Menkominfo Johnny.

    Diketahui jangkauan akses internet di Indonesia juga sudah mengandalkan teknologi satelit, Menkominfo menyebutkan saat ini telah tersedia dan beroperasi satelit berkapasitas 21Gbps.

    “Di tahun 2021, Kominfo akan menambahkan kapasitas sebesar 9Gbps, tahun 2022 dilakukan penambahan 7Gbps. Dan sampai tahun 2024 nanti akan tersedia kapasitas satelit sekitar 117 gigabyte per second,” ungkapnya.

    Di kesempatan ini Menkominfo Johnny juga membahas 5G yang akhirnya sudah dikomersialisasi pada 27 Mei kemarin. Dia menjelaskan bahwa Kominfo akan segera melakukan refarming dan farming spektrum frekuensi radio yang akan disediakan pemerataan akses 5G termasuk 4G.

    Menteri Johnny menyatakan pada tahun 2021, Kementerian Kominfo telah melakukan pembebasan frekuensi baru untuk mobile broadband sebanyak 90 Mhz sehingga total tambahan spektrum frekuensi mencapai 120 Mhz.

    Pada tahun 2022, Kementerian Kominfo rencana menambah frekuensi mobile broadband sebanyak 1.000Mhz, sehingga total farming dari refarming spektrum frekuensi mencapai 1.120 Mhz. Sedangkan untuk tahun 2024 tambahan 190Mhz, maka total farming dan refarming mencapai 1.310Mhz.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id