Aruba CX 10000 Incar Peningkatan Kapasitas Jaringan Korporasi

    Mohammad Mamduh - 26 Oktober 2021 14:43 WIB
    Aruba CX 10000 Incar Peningkatan Kapasitas Jaringan Korporasi
    Switch Aruba CX 10000



    Jakarta: Aruba mengumumkan solusi Distributed Services Switch. Dengan ini, perusahaan diklaim dapat menerapkan stateful services berbasis software, ketika data diciptakan dan diproses tanpa dukungan perangkat dan software host lama untuk membangun hybrid cloud yang dibutuhkan oleh berbagai aplikasi dan organisasi IT modern.
     
    “Pasar-pasar di masa transisi menciptakan peluang-peluang baru terjadinya disrupsi. Ketika Cloud bergerak ke Edge, layanan terdistribusi mendisrupsi semuanya, mulai dari AI/ML, hingga 5G dan virtualisasi,” ucap John Chambers, chairman Pensando, CEO JC2 Ventures, dan mantan CEO Cisco Systems.

    “Kategori baru ini - Distributed Services Switch, yang dihadirkan oleh software-in-silicon dari Pensando, membuat proses penerapan layanan terdistribusi, yang sebelumnya hanya tersedia bagi hyperscaler seperti AWS, di sebuah perusahaan menjadi sederhana dan lebih hemat biaya.

     



    "Dengan menghilangkan perangkat dan software host lama, perusahaan-perusahaan dapat menghadirkan jaringan yang kapasitasnya 100 kali lebih besar dan performanya 10 kali lebih besar dengan biaya total kepemilikan atau TCO (total cost of ownership) hanya sepertiga biaya dengan pendekatan tradisional.”
     
    The Aruba CX 10000 Series Switch merupakan switch data center generasi baru yang menggabungkan L2/3 switching data center dengan DPU (Pensando Elba) yang sepenuhnya bisa diprogram dan diklaim mendukung inline stateful services berbasis software skala besar.  

    “Kami percaya ini adalah kategori baru di industri yang berbeda dengan yang lain dan akan tumbuh seiring waktu. Beban kerja baru dan tengah naik daun seperti AI/ML akan menggerakkan ekosistem tersebut menuju solusi-solusi setara yang berbasisi prinsip layanan terdistribusi yang inovatif,” kata kata Alan Weckel, founder dan technology analyst 650 Group.
     
    Meskipun jaringan data center telah mengalami evolusi dalam satu dekade terakhir sehingga mampu menghadirkan topologi spine-leaf jaringan 25/100/400G, tidak demikian halnya dengan keamanan dan arsitektur layanan.
     
    Dengan pertumbuhan trafik server-ke-server yang eksplosif di data center, perangkat keamanan yang tersentralisasi terbukti tidak efisien, mahal dan sulit untuk dikelola. Sederhananya, trafik yang melakukan hair-pinning ke perangkat yang berada di tepi data center menimbulkan performa berat dengan biaya dan beban operasional ekstra.
     
    Masalah ini semakin diperparah dengan aplikasi berbasis microservices. Trafik tidak perlu meninggalkan host fisik untuk berpindah dari satu layanan ke layanan lainnya. Ini artinya beberapa trafik aplikasi bisa saja tidak pernah diperiksa oleh hardware firewall, IPS atau perangkat keamanan lain sehingga perusahaan menjadi rentan terhadap serangan dari dalam perusahaan itu sendiri.
     
    Aruba CX 10000 diklaim dapat memperluas akses operator terhadap jaringan leaf-spin standar industri dengan segmentasi stateful terdistribusi, firewall server-ke-server, NAT, enkripsi dan layanan telemetri.
     
    Solusi ini menyediakan kombinasi unik antara kinerja, skala, dan otomatisasi untuk mendistribusikan jaringan dan layanan keamanan canggih di suatu lingkungan jaringan terpusat di mana pergerakan trafik tidak praktis dan mahal. 

    “Arsitektur ini memungkinkan para pelanggan kami untuk mengatasi batasan-batasan dari solusi lama dengan memindahkan keamanan semakin dekat ke tempat aplikasi dan beban kerja diproses,” kata John Galatea, vice president of Sales Dasher Technologies, Mitra Platinum Aruba. 

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id