Kominfo Klarifikasi Soal Kapasitas CEIR

    Lufthi Anggraeni - 12 Oktober 2020 15:08 WIB
    Kominfo Klarifikasi Soal Kapasitas CEIR
    Kominfo memberikan klarifikasi menyoal kapasitas mesin CEIR yang diklaim hampir penuh.
    Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan tanggapan menyoal informasi yang menyebut bahwa Centralized Equipment Identity Register (CEIR) yang telah mendekati batas maksimal dari kapasitasnya, sehingga mengganggu proses registrasi IMEI.

    “Mesin CEIR selama ini berjalan normal dan baik-baik saja, dan data IMEI perangkat HKT produksi dan impor terbaru sampai dengan tanggal 10 Oktober sudah dimasukkan ke CEIR. Sekarang sudah diupload data IMEI ponsel terbaru yang kemarin sempat tertunda,” ujar Direktur Jenderal Sumber Data dan Perangkat Informatika Kementerian Kominfo Ismail.

    Ismail juga menegaskan bahwa kapasitas mesin CEIR saat ini mencukupi untuk menerima data terbaru, dan pihaknya dan Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) disebut terus melakukan penyempurnaan sistem untuk menjamin kesiapan pengendalian IMEI.

    Mesin CEIR berfungsi sebagai pusat pengelolaan informasi IMEI yang dibangun oleh Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) serta dikelola oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian Komunikasi dan Informatika guna mengoordinasikan operator telekomunikasi seluler menjalankan ketentuan pengendalian IMEI.

    Ismail juga menyebut bahwa produsen yang hingga saat ini belum dapat mendaftarkan data nomor IMEI produk Handphone, Komputer Genggam dan Tablet (HKT). Sebagai informasi, pemerintah memberlakukan pengendalian IMEI mulai tanggal 15 September 2020 lalu pukul 22.00 WIB dengan menggunakan sistem CEIR.

    Kebijakan pengendalian IMEI ini ditujukan untuk melindungi konsumen serta memberikan kepastian hukum kepada operator dalam menghubungkan perangkat sah ke jaringan telekomunikasi. Sebelumnya, kapasitas mesin Centralized Equipment Identity Register (CEIR) penampung database International Mobile Equipment Identity (IMEI) dilaporkan masih penuh.

    Kondisi ini membuat vendor ponsel ketar-ketir tidak bisa jualan perangkat barunya, dan menyebabkan vendor ponsel terpaksa merumahkan karyawannya karena belum bisa berjualan produk baru karena IMEI ponsel mereka belum terdaftar di CEIR.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id