Jatuh dari Ketinggian 31 Ribu Meter, Ponsel Ini Masih Hidup - Medcom

    Jatuh dari Ketinggian 31 Ribu Meter, Ponsel Ini Masih Hidup

    Lufthi Anggraeni - 11 Juni 2019 14:10 WIB
    Jatuh dari Ketinggian 31 Ribu Meter, Ponsel Ini Masih Hidup
    Menguji daya tahan smartphone dengan menjatuhkannya dari ketinggian 31.394,4 meter.
    Jakarta: Produsen asal Tiongkok melakukan pengujian daya tahan ekstrim pada smartphone karyanya, dengan menjatuhkan perangkat ini dari ketinggian sekitar 31.394,4 meter.

    Menariknya, ponsel cerdas tersebut masih dapat berfungsi dengan baik setelah menjalani pengujian tersebut. Digital Trends melaporkan bahwa produsen perangkat yang melakukan pengujian ekstrem tersebut adalah Iqoo, dan perangkat tersebut merupakan ponsel gaming yang diluncurkannya pada bulan Maret lalu.

    Pengujian ekstrem ini terekam dalam format video menampilkan balon helium sebagai alat yang membawa ponsel hingga ketinggian tersebut sebelum dijatuhkan. Ponsel ini dilekatkan pada platform khusus dan memutar video selama proses pengujian berlangsung guna membantu mendorong daya tahan baterai ke kondisi ekstrim.

    Selain dari ketinggian dan tekanan udara, ponsel ini juga mampu bertahan pada suhu hingga minus 56 derajat Celcius.

    Saat mencapai ketinggian yang diinginkan, ponsel ini kemudian dijatuhkan dengan kecepatan yang semakin tinggi seiring dengan semakin dekatnya perangkat dengan tanah.

    Menemukan ponsel setelah dijatuhkan juga ditampilkan pada video tersebut cukup sulit, sebab tidak diketahui pasti lokasi jatuhnya ponsel tersebut. Tim pengujian harus mengendarai kendaraan untuk medan berat dan drone untuk menemukan ponsel Iqoo tersebut.

    Saat ditemukan, layar menampilkan bahwa kamera masih merekam dengan bagian kecil kamera yang mengalami kerusakan, yaitu pada lapisan pelindung layar. Video pada ponsel Iqoo tersebut diputar selama lima setengah jam, sebelum Iqoo beralih ke kamera untuk merekam kondisi Bumi di bawahnya.

    Perekaman ini ditujukan untuk menampilkan kualitas gambar pada kondisi sulit. Sementara itu, ponsel ini berbekal baterai berkapasitas 4.000 mAh, dan teknologi pengisian daya cepat berdaya 44W diklaim mampu mengisi daya baterai hingga penuh selama 45 menit.

    Ponsel ini hadir dengan dukungan prosesor Snapdragon 855 dan layar 6,41 inci. Pengujian ini menjadi pengujian daya tahan perangkat dengan ketinggian tertinggi.

    Sebelumnya pada tahun 2011 lalu, Sonim mencatat rekor Guinness World Records saat ponsel karyanya XP3300 Force mampu bertahan setelah jatuh dari ketinggian 25 meter.

    Sonim kemudian harus mengaku kalah saat Honor 8 ditasbihkan sebagai ponsel terkuat karena mampu bertahan setelah dijatuhkan dari ketinggian 18.421 meter pada tahun 2016 lalu.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id