Huawei Kenalkan Freebuds 3 Red Edition

    Lufthi Anggraeni - 10 Februari 2020 10:09 WIB
    Huawei Kenalkan Freebuds 3 Red Edition
    Menyambut Hari Valentine, Huawei mengumumkan FreeBuds Red Edition.
    Jakarta: Dalam rangka menyambut perayaan Hari Valentine, Huawei mengumumkan edisi Red baru dari FreeBuds 3. Warna ini akan dipasarkan bersamaan dengan model berwarna putih dan hitam yang telah tersedia di pasar.
     
    Daya tarik FreeBuds edisi RED ini terletak di lapisan ganda cat pada perangkat yang menggunakan teknik pelapisan UV lebih canggih. Sebagai informasi, Huawei memasarkan FreeBuds 3 dengan harga sebesar USD179 (Rp2,4 juta).
     
    GSM Arena melaporkan bahwa perangkat ini hadir dengan tampilan dan kesan penggunaan serupa Apple AirPods. Namun, meski hadir dengan sejumlah persamaan, FreeBuds menawarkan rangkaian fitur untuk perangkat Android.
     
    Meskipun demikian, pengalaman penggunaan terbaik perangkat ini diklaim apabila pengguna menggunakannya dengan perangkat Huawei dan aplikasi pendamping AI bertajuk Life. FreeBuds 3 didukung oleh chipset Kirin A1 karya Huawei, dengan dukungan Bluetooth 5.1.
     
    Perangkat ini diklaim menawarkan kemampuan mengisi daya secara nirkabel, proteksi imersi IPX4, dan teknologi pengisian daya cepat via USB-C. Buds ini diklaim mampu menyuguhkan musik selama empat jam per pengisian daya, atau hingga 20 jam total penggunaan dengan dukungan daya baterai yang tersimpan di sasis.

    Perangkat ini juga diklaim didukung oleh teknologi Active Noise Cancellation, meski mengusung desain terbuka. Sebelumnya, Huawei mendapatkan dukungan dari produsen smartphone asal Tiongkok lainnya, soal perang dagang dengan Amerika Serikat.
     
    Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi dilaporkan berkolaborasi untuk mengizinkan pengembang asing mengunggah aplikasi ke toko aplikasi milik mereka di saat bersamaan. Inisiatif ini disebut dengan nama Global Developer Service Alliance (GDSA).
     
    GDSA ini juga diperkirakan menjadi pesaing tidak langsung dari Play Store dalam beberapa hal. Inisiatif ini ditujukan untuk mempermudah pengembang dalam memasarkan aplikasi mereka di pasar asing. Situs resmi versi awal inisiatif ini menampilkan cara pengembang mendaftar untuk membuat akun dan mengonfirmasi bahwa akun ini mencakup sembilan pasar.
     
    Sementara itu, Inggris akan mengizinkan Huawei berpartisipasi dalam penyebaran 5G, walaupun dalam syarat tertentu. Salah satunya, peralatan yang digunakan jaringan 5G dari Huawei tidak boleh lebih dari 35 persen.
     
    Syarat lainnya yaitu peralatan tersebut juga tidak boleh digunakan pada lokasi dengan geografis sensitif seperti pembangkit tenaga dan basis militer. Selain itu, Huawei juga tidak diizinkan terlibat dalam peralatan inti dari jaringan 5G.


    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id