Tanggapan Netizen Soal Spesifikasi Laptop dari Kemendikbudristek

    Lufthi Anggraeni - 30 Juli 2021 15:39 WIB
    Tanggapan Netizen Soal Spesifikasi Laptop dari Kemendikbudristek
    Spesifikasi laptop pengadaan dari Kemendikbudristek untuk pelajar menarik perhatian pengguna internet.



    Jakarta: Spesifikasi laptop yang diadakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi beredar dan menarik perhatian pengguna internet. Beberapa pengguna internet menyampaikan pendapat mereka soal spesifikasi tersebut.

    Beberapa pengguna internet menyayangkan sejumlah spesifikasi, termasuk penggunaan RAM 32GB yang mengusung tipe HDD. Spesifikasi ini dinilai kurang mendukung kebutuhan pelajar saat ini yang lebih mengandalkan layanan video konferensi selama pembelajaran jarak jauh.

     



    Salah satu pengguna internet yang turut mengutarakan pendapatnya adalah salah satu Hardware Enthusiast dan Overlocker asal Indonesia, Alva Jonathan. Pada unggahan di Facebook, Alva menyampaikan harapannya menyoal laptop yang dikabarkan akan mengusung gelar Laptop Merah Putih.

    “Saya punya mimpi kalau ada laptop sampai dapat gelar Laptop Merah Putih yang diharapkan menjadi tuan rumah di negara sendiri, saya berharap laptop itu punya kriteria yang menunjukan kalau pemilihan komponen di laptop itu dilakukan dengan pertimbangan yang cermat dan transparan,” tulis Alva.




    Terkait spesifikasi laptop pengadaan dari Kemendikbudristek untuk pelajar, Alva menilai kesesuaian untuk mendukung kegiatan belajar jarak jauh pelajar saat ini bergantung pada sejumlah aspek, salah satunya adalah sistem operasi.

    Pemilihan sistem operasi Chrome OS untuk laptop pelajar ini dinilai membantu perangkat untuk tetap mampu menyuguhkan performa baik, meski didukung spesifikasi seperti RAM yang tergolong rendah jika dibandingkan dengan standar laptop yang dipasarkan saat ini.

    Hal ini dinilai akan berbeda pada perangkat dengan sistem operasi Windows, mengingat sistem operasi karya Microsoft ini kerap mengonsumsi kapasitas ruang penyimpanan atau memori dalam jumlah tergolong besar untuk setiap update, sehingga juga akan berdampak pada performa perangkat.

    Selain itu, aplikasi yang dijalankan pada perangkat tersebut turut menjadi faktor pertimbangan yang perlu diperhatikan pemerintah dan penyedia hardware dalam penentuan spesifikasi laptop yang sesuai untuk kebutuhan kegiatan belajar jarak jauh pelajar.

    Alva juga menyampaikan harapan adanya komunikasi cukup jelas terkait alasan spesifikasi tersebut dipilih, serta menyediakan panduan atau standar yang dibuat oleh penyedia hardware terkait laptop untuk edukasi sehingga banyak pelajar di Indonesia yang dapat menikmati manfaatnya.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id