AI Trainer Bisa Jadi Profesi yang Diperlukan di Masa Depan

    Lufthi Anggraeni - 19 September 2020 12:11 WIB
    AI Trainer Bisa Jadi Profesi yang Diperlukan di Masa Depan
    Ilustrasi: Analyticinsights.ner
    Jakarta: Saat ini berbagai profesi baru mulai bermunculan. Banyak sekali industri serta pekerjaan yang belum ada 10 tahun yang lalu, namun sekarang tengah diminati bahkan sangat dicari oleh berbagai perusahaan terutama yang berbasis teknologi.

    Menurut Lazada, salah satu profesi yang sedang naik daun adalah Pelatih Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) Trainer. Apa itu AI Trainer dan apa saja tugasnya?

    Industri e-commerce saat ini merupakan salah satu industri yang berkembang pesat dalam hal teknologi. Berbagai inovasi dilakukan para pemain di industri agar pelanggan mendapatkan pengalaman berbelanja online yang nyaman dan aman. 

    "Lazada turut mengedepankan inovasi dalam kategori ini dengan menciptakan layanan konsumen berupa chatbot, yang disebut dengan Customer Lazada Engagement Officer atau CLEO," ungkap Lazada dalam pernyataan resminya.

    Sebagaimana layaknya kecerdasan buatan, demi mengikuti perkembangan, bot dinilai perlu dilatih secara terus menerus agar dapat tetap relevan. Oleh karena itu tugas utama AI Trainer adalah melatih AI agar chatbot dapat menjawab berbagai pertanyaan, permintaan dan kebutuhan konsumen dengan tingkat akurasi dan kecepatan yang tinggi, namun tetap memiliki sentuhan ‘manusiawi’.

    “Profesi AI Trainer benar-benar menjadi bagian penting dari operasional kami. Performa AI dalam layanan konsumen diukur dari tingkat penyelesaian masalah atau Chatbot Resolve Rate (CRR),” kata Ferry Kusnowo, Chief Customer Officer Lazada Indonesia. 

    “Peran AI Trainer menjadi penting karena harus dapat membentuk karakter kecerdasan buatan agar dapat memahami berbagai ragam gaya bahasa yang digunakan dan membantu memahami pertanyaan konsumen yang berbeda-beda termasuk pengenalan gaya bahasa, bahasa daerah, bahasa sehari-hari, dan singkatan-singkatan ala zaman now."

    "Setiap hari seorang AI Trainer bertugas menganalisa jawaban yang diberikan dan ‘mengajari’ Chatbot untuk mengenali bahasa yang beragam dan memberikan jawaban yang solutif dengan bahasa yang mudah dipahami,” ujar Felix.

    Seorang AI Trainer tidak melulu harus canggih dalam membuat program komputer, tapi juga harus memiliki kemampuan analisa dan kreativitas untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang kompleks.

    AI Trainer perlu benar-benar memahami apa yang ditanyakan dan apa yang menjadi masalah bagi konsumen, mengecek data, memberikan solusi terbaik, melatih chatbot, mengimplementasikan solusi tersebut, dan melihat apakah solusi tersebut berdampak bagi konsumen atau tidak.

    AI Trainer juga harus dapat mengamati tren terkini dan kekinian, mengenali perubahan gaya bahasa termasuk gaya percakapan dan istilah slang terkini, serta memperbaharui program AI sesuai dinamika yang ada.

    “Chatbot memang tidak akan pernah menggantikan manusia, namun dapat membantu menjawab pertanyaan yang repetitif. Ketika harus memecahkan masalah yang kompleks, saat itulah kreativitas dan pemikiran analitis seorang AI Trainer dalam melatih dan mempersiapkan chatbot memainkan peran yang sangat penting,” tutup Felix. 

    (MMI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id