Huawei Jual 100 RIbu Mate X per Bulan

    Lufthi Anggraeni - 12 Januari 2020 11:11 WIB
    Huawei Jual 100 RIbu Mate X per Bulan
    Sejak penjualan perdananya, Huawei Mate X diklaim terjual sebanyak 100 ribu unit per bulan.
    Jakarta: Selama ajang CES 2020, CEO Samsung mengungkap bahwa perusahaannya telah menjual sebanyak lebih dari 400 ribu unit Galaxy Fold, mengindikasikan permintaan yang baik untuk ponsel lipat tersebut, meski berharga tinggi.
     
    Huawei merespons pengumuman Samsung ini dengan informasi terkait dengan penjualan Mate X. Ponsel lipat ini hanya tersedia di Tiongkok, dan Huawei menyebut bahwa sejak penjualan pada 15 November, Mate X terjual sebanyak 100 ribu unit per bulan.
     
    Jumlah total unit Huawei Mate X yang telah terjual berkisar sekitar 200 ribu. Sementara itu, mengutip GSM Arena, media Tiongkok SIna mengungkap bahwa Huawei mengurangi separuh saluran pengapalan perangkatnya.
     
    Hal ini artinya, seluruh pengguna yang membeli perangkat ini pada flash sale yang diselenggarakan pada hari Jumat akan menerima perangkat lipat karyanya pada hari Selasa, alih-alih menunggu selama satu pekan.
     
    Saat ini, Huawei memasarkan Mate X seharga CNY16.999 atau sekitar USD2.447 (Rp33,6 juta). Harga ponsel lipat Huawei ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan Samsung Galaxy Fold yang dipasarkan seharga CNY15.999 atau sekitar USD2.303 (Rp31,6 juta).
     
    Sebelumnya, foto yang beredar di internet menampilkan komponen yang disebut akan mendukung Huawei P40, yaitu kamera, di ruang produksi. Foto ini memberikan bocoran informasi menyoal hardware yang akan diusung oleh perangkat unggulan Huawei tersebut.
     
    Foto ini menampilkan tiga kamera, yang diindikasikan oleh tiga lubang lingkaran, namun tidak satupun dari tiga kamera ini merupakan kamera telefoto periskop, sebab lubang tersebut mengusung desain bukaan berbentuk persegi panjang.
     
    Fitur ini diperkirakan akan mendukung Huawei P40 versi Pro, pendekatan serupa yang dilakukan Huawei pada P30 dan P30 Pro. Lubang lain pada lokasi penyematan kamera juga mengindikasikan ketersediaan lampu flash LED ganda dan pemancar laser.
     
    Sementara itu, resolusi tahun baru 2020 Huawei adalah untuk mengembangkan Huawei Mobile Services (HMS), yang ditujukan untuk menggantikan fungsionalitas dari Google Mobile Services, serta menambahkan sejumlah fitur baru.
     
    HMS akan memungkinkan Huawei dan pengembang aplikasi untuk tidak bergantung pada Google. Selain itu, HMS terdiri dari 14 layanan, sembilan layanan inti dan lima layanan yang akan mengalami perkembangan.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id