Regulator Internasional Pertanyakan Facebook Libra

    Ellavie Ichlasa Amalia - 26 Juni 2019 12:12 WIB
    Regulator Internasional Pertanyakan Facebook Libra
    Facebook akan meluncurkan Libra tahun depan.
    Jakarta: Cryptocurrency Libra milik Facebook ditanggapi dengan skeptis oleh para regulator internasional. 

    Pada hari Selasa, Randal Quarles, Chairman dari Dewan Kestabilan Finansial (FSB), koordinator regulasi untuk negara G20, berkata bahwa rencana Facebook untuk masuk ke pembayaran retail dengan Libra bisa mendorong regulator untuk mengawasi metode pembayaran yang ditawarkan dengan lebih teliti. 

    Ketika mengumumkan keberadaan Libra, Facebook mengatakan bahwa tujuan mereka adalah untuk mengubah wajah pembayaran global, menurut laporan The Guardian

    Quarles berkata, dewan tidak berencana untuk membahas masalah ini di pertemuan G20 di Jepang dan aset kripto seperti Libra saat ini bukan merupakan ancaman pada kestabilan finansial global.

    Meskipun begitu, dia mengungkap ada kemungkinan aset kripto jatuh ke luar jangkauan regulator dan tidak memiliki standar internasional. 

    "Penggunaan aset kripto untuk pembayaran retail akan mendorong regulator untuk mengawasinya dengan lebih hati-hati untuk memastikan bahwa metode itu memiliki regulasi standar yang memadai," kata Quarles. 

    "Badan pengaturan standar dan FSB akan memonitor risiko yang ada dengan sangat hati-hati dan akan mempertimbangkan tanggapan multilateral jika diperlukan."

    Komentar ini sesuai dengan keputusan yang dibuat pada Maret 2018 oleh menteri keuangan G20 dan pemimpin bank sentral untuk memonitor aset kripto. FSB berkata, jika Libra diluncurkan, mereka akan mempertimbangkan respons yang berbeda. 



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id