Banyak Fitur Baru di Google Maps

    Lufthi Anggraeni - 31 Maret 2021 12:16 WIB
    Banyak Fitur Baru di Google Maps
    Google mengumumkan sejumlah inovasi yang dihadirkannya untuk aplikasi Google Maps.



    Jakarta: Google mengumumkan sejumlah inovasi yang dihadirkannya untuk aplikasi Google Maps. Inovasi ini ditujukan untuk membantu pengguna, serta sebagai bentuk komitmen Google dalam membantu masyarakat dalam mengurangi jejak karbon.

    Komitmen tersebut merupakan perwujudan dari rencana yang diumumkan Google pada tahun 2020 lalu. VP of Product Google Maps Dane Glasgow menjelaskan bahwa terdapat dua dari sejumlah fitur baru pada Google Maps adalah layer cuaca dan kualitas udara.






    “Mulai diluncurkan di Android dan iOS pada beberapa bulan mendatang. Layer cuaca tersedia secara global. Layer Kualitas Udara pertama di Australia, India, dan Amerika, dan segera di negara lain,” ujar Glasgow.

    Fitur layer cuaca dan kualitas udara ditujukan untuk mengetahui perkiraan dan kondisi cuaca saat ini, serta kualitas udara apabila tersedia stasiun AQI. Fitur baru lain Google Maps adalah fitur rute ramah lingkungan dalam navigasi berkendara.

    Dengan rute ramah lingkungan ini, Google Maps akan secara otomatis menggunakan rite dengan jejak emisi karbon paling rendah, dengan perkiraan waktu tiba yang tidak jauh berbeda.

    Google menyebut bahwa apabila rute ramah lingkungan menambah perkiraan waktu tiba secara signifikan, pengguna dapat memilih antara rute tercepat atau lebih ramah lingkungan.

    Glasgow juga menyebut bahwa fitur rute ramah lingkungan ini akan diluncurkan secara global pada aplikasi versi Android dan iOS pada tahun 2021 ini. Google turut mengumumkan perluasan ketersediaan mode asisten mengemudi.

    Mode ini memungkinkan pengemudi menggunakan suara untuk mengirimkan dan menerima panggilan dan pesan teks serta melihat pesan baru dengan cepat, dari berbagai aplikasi pesan di satu lokasi.

    Selain itu, mode ini juga menungkinkan pengguna meminta asisten untuk membacakan teks secara lisan, dan sebagainya, tanpa meninggalkan layar navigasi. Glasgow mengumumkan bahwa ketersediaan mode asisten navigasi ini diperluas ke sejumlah bahasa dan 16 negara baru dalam satu bulan mendatang.

    Sementara itu, fitur petunjuk arah juga akan menerima pembaruan dan tersedia secara global pada aplikasi versi Android dan iOS dalam beberapa bulan mendatang. Fitur ini diklaim Google akan mempermudah pengguna dalam membuat pilihan ramah lingkungan.

    Pengguna juga akan dapat membandingkan rute dan moda transportasi ke tujuan tertentu, termasuk sepeda, transportasi umum, dan jalan kaki, tanpa berganti tab. Google Maps juga akan menyarankan rute dan moda yang mungkin menarik untuk pengguna.

    Mulai bulan Juni mendatang, aplikasi Google Maps akan mulai memperingatkan pengemudi menyoal perjalanan via zona emisi rendah, lokasi sejumlah jenis kendaraan akan mendapatkan larangan di Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol dan Inggris.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id