Telkomsel Suntik Investasi Rp4,2 Triliun ke Gojek

    Cahyandaru Kuncorojati - 10 Mei 2021 09:41 WIB
    Telkomsel Suntik Investasi Rp4,2 Triliun ke Gojek
    Ilustrasi. (Telkomsel)



    Jakarta: Operator seluler Telkomsel merilis pengumuman langkah terbaru dalam bisnisnya. Mereka kembali menambahkan investasi ke Gojek dengan nilai yang sangat fantastis. Telkomsel mengumumkan suntikan dana senilai USD300 juta atau kisaran Rp4,2 triliun ke Gojek.

    Pihak Telkomsel menyatakan bahwa langkah ini untuk memperkuat kolaborasi akselerasi kemajuan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Tanah Air lebih jauh lagi lewat layanan digital komprehensif. Kedua perusahaan akan membuka peluang untuk lebih banyak sinergi integrasi layanan digital.

     



    “Investasi lanjutan dari Telkomsel menjadi penegas akan kesamaan visi dari kedua perusahaan yang sama-sama lahir dan berkembang untuk menjawab masalah nyata di tengah masyarakat melalui inovasi digital dan teknologi,  dengan semangat untuk melayani dan memajukan negeri,” ujar Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro.

    Menurut Setyanto langkah ini merupakan bagian dari strategi Telkomsel dalam memperkuat trifecta bisnis digital perusahaan, yaitu Digital Connectivity, Digital Platform dan Digital Services. Setyanto berharapkan di sini juga bisa disajikan inovasi berbasis teknologi terdepan karya anak bangsa.

    “Sebagai digital telco company, kami terus melakukan pengembangan berkelanjutan yang melampaui kemampuan konektivitas, dengan terus mengembangkan industri digital di Indonesia melalui kontribusi keunggulan Telkomsel dan Gojek, baik dalam bidang keahlian maupun inovasi,” jelasnya.

    Co-CEO Gojek Group, Andre Soelistyo menilai bahwa investasi ini akan mendukung pengembangan inovasi terbaru dan optimalisasi layanan dari Gojek dan sinergi dengan Telkomsel.

    “Pendanaan lanjutan Telkomsel jelas akan mengoptimalkan sumber daya dan keahlian teknologi dari masing-masing perusahaan untuk berinovasi dan memperluas manfaat ekonomi digital bagi lebih banyak konsumen, mitra driver, dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia,” ungkap Andre.

    “Kami percaya sekaligus berkomitmen bahwa kemitraan ini akan mendukung percepatan transformasi digital Indonesia yang akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar ekonomi digital di Asia Tenggara,” tambahnya.

    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id