Google Pixel 4 Punya Masalah di Face Unlock - Medcom

    Google Pixel 4 Punya Masalah di Face Unlock

    Lufthi Anggraeni - 18 Oktober 2019 08:27 WIB
    Google Pixel 4 Punya Masalah di Face Unlock
    Google Pixel 4 dan 4 XL dilaporkan bermasalah soal teknologi Face Unlock.
    Jakarta: Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL tidak berbekal sensor pemindai sidik jari dan mengandalkan teknologi Face Unlock untuk autentikasi biometrik. Berkat hardware lebih canggih berlokasi bezel atas layar, secara teori seaman Apple Face ID.

    Namun, teknologi yang diusung Google Pixel 4 da  4 XL ini berbeda dari teknologi usungan Apple Face ID. Teknologi di ponsel cerdas terbaru Google ini dilaporkan GSM Arena mampu membuka kunci layar bahkan saat mata pengguna dalam kondisi tertutup.

    Hal ini akan menjadi masalah bagi pengguna sebab orang lain dapat membuka kunci ponsel hanya dengan mengarahkan ponsel ke wajah pengguna saat tertidur. Belum tersedia informasi terkait alasan Google memilih untuk menyematkan kemampuan tersebut.

    Namun di situs resmi untuk Pixel 4, Google mengaku telah mengetahui permasalahan ini, dengan menyebut bahwa kunci ponsel dapat dibuka oleh orang lain jika diarahkan ke wajah, meski dalam kondisi mata tertutup.

    Informasi ini merupakan awalan sebelum Google memberi saran kepada konsumen, untuk mengaktifkan mode lockdown saat ingin meningkatkan keamanan perangkat, yang menonaktifkan fitur pembuka kunci via deteksi wajah.

    Di sisi lain, Apple Face ID mendeteksi apabila pengguna dalam kondisi siaga dan secara aktif melihat ke arah ponsel sebelum membuka kunci. Menariknya, pada gambar yang beredar di internet, Pixel 4 menampilkan proses setup Face Unlock.

    Pada proses ini, terdapat menu pengaturan berlabel yang mengharuskan mata dalam kondisi terbuka. Menu pengaturan ini tidak dapat ditemukan pada ponsel cerdas terbaru Google tersebut. Sejumlah pihak berharap raksasa teknologi berbasis di Mountain View ini dapat menyelesaikan masalah ini via update.

    Sebelumnya, Google mengumumkan bahwa Stadia, platform streaming barunya, baru akan tersedia di pasar dalam kurun waktu satu bulan mendatang, dan pengguna akan mulai mendaftar mulai tanggal 19 November pukul 16:00 Coordinated Universal Time (UTC), dan mulai dapat membeli game di platform ini.

    Google menjanjikan bahwa game yang dibeli konsumen melalui platform streaming barunya ini akan dapat dimainkan secara langsung, sebab Stadia mengusung cara kerja yang memungkinkan game dimainkan tanpa perlu diunduh.



    (MMI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id