• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

 bitcoin  

Mewaspadai ICO dan Cari Tahu Model Investasi yang Lebih Aman

M Studio - 11 Juli 2018 16:50 wib
Ada model investasi yang lebih aman ketimbang ICO menurut
Ada model investasi yang lebih aman ketimbang ICO menurut platform jual beli uang kripto NuMoney, yaitu Initial Exchange Offering (IEO)

Jakarta: Tren uang kripto di Indonesia mungkin belum sebesar di luar negeri. Namun, melihat nilai dan berita yang menyebutkan nilai investasi yang dihasilkan, membuat banyak pihak menawarkan Initial Coin Offering (ICO) atau penawaran koin perdana.

Anda mungkin sering mendengar istilah Initial Coin Offering (ICO), namun belum mengenal lebih jauh. ICO adalah penggalangan dana untuk membangun aplikasi yang berkaitan dengan teknologi Blockchain yang implementasinya ke layanan bitcoin, smart contract, dan smart ledger.

Nantinya, seseorang bisa membeli sejumlah porsi dalam bentuk token yang mewakili bagian kepemilikannya dari total koin yang kelak akan dirilis. Setelah masa ICO berakhir, baru orang itu akan mendapatkan koin sejumlah token yang dimiliki.

Patut Anda perhatikan, sebagian tawaran ICO yang selama ini beredar sebenarnya merupakan scam alias penipuan karena ICO didasari bisnis yang belum ada.

Sayangnya, banyak ICO diselenggarakan tanpa tujuan yang jelas. Business model yang tidak masuk akal hanya untuk menipu dana masyarakat. Akibatnya, token atau koin yang mereka rilis menjadi tidak bernilai.

Sebetulnya, ada model investasi yang lebih aman ketimbang ICO menurut platform jual beli uang kripto NuMoney, yaitu Initial Exchange Offering (IEO) yang jauh lebih baik dan lebih aman. 

Jika token  ICO harus menunggu sampai ada exchange yang menerima listing mereka agar bisa diperjualbelikan, maka token IEO langsung terdaftar di exchange tanpa melalui ICO.

Jadi IEO didasari atas sebuah bisnis yang sudah berjalan, yakni lewat exchange atau yang sudah ada. Di Indonesia model investasi jenis IEO sudah ada melalui token NMX dari NuMoney exchange. Saat ini token NMX dari NuMoney exchange sudah beroperasi Singapura, Indonesia, dan Malaysia.

Token NMX yang diciptakan NuMoney terinspirasi dari Binance Business Inn (BNB). Ia  adalah token yang diciptakan Binance, layanan exchange uang kripto terbesar di dunia asal Tiongkok sebagai voucher diskon untuk trading fee sebesar 50 persen. 

Karena mengurangi trading fee dalam persentase yang besar, maka demand untuk BNB menjadi sangat tinggi. Terbukti dalam waktu enam bulan setelah diluncurkan, harganya melejit hingga 190 kali lipat.

NuMoney menerapkan strategi yang serupa dengan BNB, yakni token NMX digunakan sebagai pengurang trading fee hingga 66 persen dengan semua market yang berpasangan dengan token NMX, baik sebagai base currency atau market currency secara otomatis akan mengurangi fee.

NuMoney juga menyediakan program referral fee 100 persen, yaitu setiap user akan mendapatkan trading fee dari setiap user yang mereka ajak untuk bergabung di NuMoney Exchange.

Nu Money juga tengah melakukan ekspansi ke berbagai negara tahun ini, di antaranya India, Australia, Uni Emirat Arab, dan Filipina. NuMoney juga sudah menyiapkan fitur-fitur andalan mulai dari take profit and stop loss, short selling, dan margin trade and leverage.

Perpaduan antara fitur take profit and stop loss memungkinkan investor untuk tidak berada di depan monitor dan terus terhubung dengan internet untuk melakukan penjualan aset yang sudah dibeli. Aset secara otomatis akan dijual pada harga yang telah ditentukan, baik ketika untung maupun rugi.

Keunggulan lain dari NuMoney ialah terdapat fitur short selling. Ini adalah suatu cara untuk memperoleh profit dari penurunan harga. Investor dapat meminjam sejumlah aset untuk dijual saat harga tinggi, dan ketika harganya rendah investor baru membeli aset tersebut untuk langsung dikembalikan ke perusahaan.

Kemudian, fitur  margin trade memungkinkan investor untuk membeli aset lebih banyak dari modal. Investor dapat meminjam uang perusahaan untuk membeli suatu aset. Sementara leverage adalah hasil dari margin trade.

NuMoney menyatakan bahwa mereka akan melepas token NMX ke publik dalam jangka waktu dua bulan. Pada masa public sale, token akan didistribusikan secara merata setiap minggu pada  harga USD0,01 (Rp144).

Selama masa Private Sale, NMX dilepas pada harga diskon menjadi USD0,008 (Rp112). Artinya, apabila Anda membeli pada masa ini, Anda akan mendapatkan token 28,57 persen lebih banyak. 

Periode Private Sale akan berakhir 31 Juli 2018. Setelah itu, akan dimulai Initial Exchange Offering pada 3 Agustus 2018.

Anda dapat berpartisipasi dalam Private Sale maupun IEO NMX, melalui tautan ini. 


(ROS)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.