• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

 google  

Google Patenkan Fitur Fitness Didukung AI

Lufthi Anggraeni - 05 Juli 2018 11:32 wib
Paten terbaru Google mengindikasikannya tengah mempersiapkan
Paten terbaru Google mengindikasikannya tengah mempersiapkan kemampuan pelacakan fitness dengan bantuan AI.

Jakarta: Informasi terbaru terkait paten yang didaftarkan Google mengindikasikan bahwa raksasa teknologi ini tengah mempersiapkan versi terbaru Wear OS. Paten ini berkutat pada kemampuan pelacakan fitness yang didukung oleh teknologi kecerdasan buatan (AI).

Kemampuan fitness tersebut disebut akan membantu pengguna untuk menjadi lebih aktif dan mencapai tujuan fitness setiap harinya. Teknologi AI bertugas untuk mengumpulkan data seperti lokasi terkini, perkembangan pergerakan dan informasi terkait kalender.

Cara kerja software ini mengindikasikan bahwa pengguna dapat meninggalkan rumah lebih awal sehingga dapat mencapai lokasi tujuan dengan berjalan kaki atau mengendarai sepeda. Hal ini dinilai lebih efektif jika dibandingkan dengan menampilkan notifikasi untuk segera bergerak serupa sebagian besar perangkat wearable.

Namun serupa paten lainnya, ketersediaan kemampuan yang dijelaskan pada dokumen paten ini di perangkat siap dipasarkan masih perlu dipastikan. Sebelumnya, Google menggulirkan update kecil untuk Google Drive, berisi peningkatan yang memungkinkan pengguna mengunduh dan menampilkan file yang dilindungi.

Selain itu, Google mengungkap bahwa hanya mengizinkan pengembang terpercaya mengakses data dan mendapatkan izin dari pengguna secara eksplisit.

Google juga meluncurkan versi beta ketiga dari Android P dan menyebut bahwa sistem operasi terbarunya kini telah mendekati tahap penyelesaian dan akan siap untuk secara penuh diluncurkan pada kuartal ketiga mendatang.

Pada versi ketiga ini, Google menghadirkan sejumlah perbaikan untuk bug yang belum sempat diperbaiki oleh versi Beta kedua yang lebih dulu digulirkan. Selain itu, Google juga menghadirkan update keamanan edisi bulan Juli 2018 pada versi beta ketiga ini.


(MMI)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.